Cagar alam bahkan telah mendokumentasikan beberapa boneka ini di halaman media sosialnya, dan beberapa orang telah menyatakan minatnya untuk membelinya.
Tapi dari mana boneka ini berasal? Hal ini tidak benar-benar jelas.
Namun, para peneliti mengatakan bahwa pantai Texas ini adalah "magnet sampah" karena arus loop yang membentang dari Semenanjung Yucatan ke Florida.
Jadi lebih banyak boneka seperti itu mungkin muncul di sini di masa depan.
6. Tulang Punggung Ikan Paus
Di Australia, seorang pria bernama Tony "Spike" Hancock menemukan tulang punggung ikan paus di Pantai Wonboyn di Cagar Alam Nadgee, selatan Eden.
Tulang punggungnya telah kehilangan dagingnya, memperlihatkan beberapa tulang besar.
David Donnelly, seorang petugas penelitian di Dolphin Research Institute, menyarankan bahwa tulang itu bisa seberat sepuluh kilogram (sekitar dua puluh dua pon).
Dia juga menyatakan bahwa tidak biasa menemukan sisa-sisa seperti itu di darat, membuat penemuan ini agak menarik.
Pihak berwenang mengatakan bahwa sementara mereka mengetahui temuan itu dan menilainya, pengunjung yang penasaran tidak diizinkan untuk menyentuh atau mengambil bagian kerangka apa pun.
Karena paus dilindungi oleh hukum Australia, adalah ilegal untuk memiliki satu bagiannya.
Ketidakpatuhan terhadap ini bahkan dapat mengakibatkan hukuman serius.
7. Bola Mata Raksasa, Florida
Pada 2012, seorang pengunjung pantai di Florida menemukan bola mata berukuran softball yang terdampar di Pantai Pompano.
Segera, banyak teori bermunculan tentang asal usul bola mata misterius ini.
Apakah itu milik cumi-cumi raksasa? Atau mungkin hiu besar? Mungkin bahkan ikan layar yang luar biasa besar?
Namun, para ahli segera mematahkan teori tersebut.
Menurut mereka, bola mata biru seukuran jeruk bali itu kemungkinan milik ikan todak raksasa.
Karena bola mata memiliki sedikit tulang yang tersisa di sisinya, mereka dapat mengesampingkan hiu sebagai sumbernya (hiu memiliki tulang rawan).
Untuk menemukan jawaban itu, para peneliti harus melakukan tes genetik sebelum merilis temuan akhir mereka.
Mereka percaya bahwa ada interaksi manusia yang terlibat dalam penemuan ini.
Sangat mungkin bahwa nelayan telah memotong bola mata dari ikan mati dan bermaksud menyimpannya sebagai suvenir.
Bola mata itu bahkan akan ditambahkan ke koleksi spesimen Fish and Wildlife Research Institute.
8. Telur Es, Finlandia
Pada 2019, fotografer amatir Risto Mattila menemukan pemandangan yang agak aneh.
Sebuah pantai di Finlandia ditutupi oleh ribuan bola es berbentuk telur, mirip dengan telur penyu.
Bola menutupi sekitar tiga puluh meter (seratus kaki) dari area di darat, dengan yang terbesar sebesar bola sepak.
“Telur es” ini, kata para ahli, terbentuk sebagai akibat dari fenomena cuaca yang langka.
Mereka biasanya terbentuk dari potongan-potongan lapisan es yang lebih besar yang kemudian diseret oleh gelombang.
Akibatnya, potongan menjadi lebih bulat.
Kemudian, ketika air laut membeku di permukaannya, bola-bola ini bisa tumbuh dan menjadi lebih halus.
Akhirnya, mereka diendapkan di darat oleh hembusan angin atau tertinggal saat air surut.
Pemandangan serupa telah dilaporkan di masa lalu.
Pada 2016, penduduk Nyda di Siberia menemukan bola es dan salju raksasa yang menutupi bentangan garis pantai sepanjang sebelas mil.
Ambar/TribunTravel
Baca tanpa iklan