Pelebaran torotar berlangsung di Jalan Ketumbar, Jalan Kemukus dan Jalan Lada Dalam.
Lampu penerangan dan pohon pun akan diperbanyak.
Kota Tua juga semakin iklusf dengan adanya guiding block yang ramah penyandang disabilitas serta jalur khusus sepeda.
Area tanaman di tepi trotar dilengkapi sprinkle yang otomatis menyala pada waktu-waktu tertentu.
Hal itu bertujuan agar penyiraman dan perawatan tanaman dapat lebih mudah.
Pedagang kaki lima yang sebelumnya memenuhi Kota Tua direlokasi agar kawasan lebih tertata.
Area-area terbuka untuk masyarakat pun ditambah.
Mengingat Kota Tua adalah kawasan rendah emisi, pengunjung dianjurkan menggunakan transportasi umum.
Akses dan rute transportasi umum speeri Transjakarta sudah dibuka lebih lebar.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah mengumumkan rampungnya proses penataan ulang kawasan Kota Tua sejak Rabu 23 Agustus 2022 lalu.
Tak hanya sekedar menjadi lebih rapih, penataan kawasan Kota Tua juga mengedepankan fungsi area pedestrian.
Sehingga, kawasan wisata tersebut kini menjadi lebih ramah pejalan kaki.
Pantauan TribunJakarta.com di lokasi Kamis (25/8/2022), jalur pedestrian di Jalan Lada depan Stasiun Jakarta Kota mengarah ke Taman Fatahillah, kini sudah bisa dilintasi oleh para pejalan kaki.
Pemandangan area pedestrian yang luas, terlihat begitu Anda keluar pintu Stasiun Jakarta Kota mengarah ke Museum Sejarah Jakarta.
Jika sebelumnya jalur tersebut bisa di akses oleh kendaraan bermotor, kini Jalan Lada sepenuhnya menjadi jalur pedestrian yang hanya bisa dilintasi oleh para pejalan kaki.
Baca tanpa iklan