"Kami tidak bisa terbang lagi, karena kami kehabisan bahan bakar," katanya.
Baca juga: Belasan Penerbangan Gagal Mendarat karena Angin Kencang, Pesawat Berputar-putar di Langit
Baca juga: 16 Pesawat Gagal Mendarat Gegara Angin Kencang, Penerbangan Kacau
Foreman lantas mengatakan bahwa penerbangannya tiba-tiba dialihkan ke Norfolk, Virginia sekitar pukul 18.00 waktu setempat.
Di momen yang sama para penumpang diberitahu bahwa pesawat akan mengisi bahan bakar dan kembali ke JFK.
"Pramugari datang dan berkata, 'Jangan tembak kurirnya, tapi kami tunda sampai jam 6:30 pagi,'" kata Foreman.
Namun sayangnya setelah berkata demikian, pramugari itu justru menambahkan waktu yang kemudian diubah menjadi 8:30 pagi.
"Saya pikir, 'Ini tidak mungkin nyata,'" katanya.
Atas penundaan yang cukup lama ini penumpang secara cepat berebut mencari kamar hotel.
Sementara di sisi lain jumlah hotel di wilayah itu sudah tinggal sedikit dan lokasinyanya cukup jauh.
Hal ini terjadi lantaran pada penerbangan lain sebelumnya juga sempat ada pembatalan.
Tak hanya itu, antrean mobil sewaan ke arah bandara juga memakan waktu hingga dua jam, kata Foreman.
Lebih mengejutkannya lagi ketika dia akhirnya berbicara dengan seorang agen, dia mengetahui bahwa tidak ada mobil yang tersedia.
"Saya berkata, 'Saya tidak peduli mobil jenis apa itu, saya akan naik skuter. Saya tidak akan menunggu sampai besok,'" kata Foreman.
Baca juga: 50 Fakta Pesawat Terbang, Soal Black Box hingga Kursi Penumpang Seharga Ratusan Juta
Baca juga: Pesawat Hampir Gagal Mendarat karena Kedua Pilot Ketiduran, Beruntung Penumpang & Kru Kabin Selamat
Ia menambahkan bahwa setelah mengeluarkan pernyataan itu, agen itu masih mengatakan tidak ada yang tersedia.
Padahal saat Foreman mengatakan itu sebuah mobil masih tersedia, hingga akhirnya dia mengambilnya.
Setelah mendapatkan mobil itu, dia menawarkan siapa pun di sekitarnya untuk pergi ke New York bersamanya.
Baca tanpa iklan