Dilansir dari Tribun Sultra, dolomani merupakan salah satu baju adat kebesaran Kesultanan Buton yang kerap digunakan Sultan ke-35 Muhammad Ali sekitar tahun 1918-1921.
Biasanya Dolomani dipakai saat menghadiri upacara resmi kesultanan.
Dolomani dihiasi sulaman benang emas atau perak, di mana pada pinggiran dan kerah baju adat Kesultanan Buton tersebut dihiasi dengan sulaman bermotif bunga rongo.
Selain itu, pada sisi kanan dan kiri dolomani juga dilengkapi dengan sulaman randa yang berupa ornamen ake.
Lalu pada sisi kanan dan kiri celana dolomani yang membentuk strip dari atas ke bawah dihiasi sulaman bermotif bunga rongo.
Sementara kopiahnya, sepanjang pinggiran bawah dihiasi motif bakena uwa dan pada bagian atas dihiasi bunga kambamanuru.
Pada bagian depan kopiah dolomani juga dihiasi kaligrafi dalam Bahasa Arab berbunyi Maulana yang berarti pemimpin umat.
Baca juga: Fakta Unik Ki Jaga Raksa, Kereta yang Bawa Bendera dan Teks Proklamasi dari Monas ke Istana Negara
(TribunTravel.com/Kurnia Yustiana)
Baca juga artikel lainnya seputar Presiden Jokowi di sini.
Baca tanpa iklan