"Asal tidak buang sampah sembarangan, tidak buat onar, tidak narkoba, tidak bolos sekolah dan tidak melakukan hal-hal negatif lainnya, anak-anak SCBD (Sudirman, Citayam, Bojong Gede dan Depok) silahkan berwisata," ungkap Sandi melalui unggahan di akun Instagramnya, @sandiuno.
"Bantu geliatkan UMKM sehingga ekonomi bangkit dan lapangan kerja tercipta," tambahnya.
Sandi menganggap fenomena Citayam Fashion Week sebagai bentuk demokratisasi dan urbantourism (wisata perkotaan).
"Ini merupakan bentuk demokratisasi dan urbantourism (wisata perkotaan) yang menjadi gaya hidup milenial dan Gen Z dengan memamerkan produk fesyen bahkan membuat konten yang positif di kanal sosial medianya seperti Tiktok, Instagram maupun Youtube," paparnya.
Terakhir, Sandi mengatakan bahwa tugas kita sebagai masyarakat awan adalah memberikan edukasi yang baik.
Dengan demikian, diharapkan fenomena Citayam Fashion Week bisa menghasilkan karya kreatif dan bernilai.
Baca juga: Demam Citayam Fashion Week Sampai di Solo, Gibran Rakabuming Ingatkan Jangan Pakai Zebra Cross
(TribunTravel.com/ Rtn)
Baca juga selengkapnya seputar Citayam Fashion Week, di sini.
Baca tanpa iklan