TRIBUNTRAVEL.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno tegaskan pembangunan Labuan Bajo, NTT sejalan dengan konsep pariwisata berkelanjutan.
Sandiaga menuturkan, pembangunan Labuan Bajo akan berlangsung dengan tetap menjaga habitat di kawasan Pulau Komodo.
Hal tentang Labuan Bajo itu diungkapkan oleh Sandiaga melalui sebuah unggahan video di akun Instagram pribadinya, @sandiuno, seperti dikutip TribunTravel pada Minggu (24/7/2022).
"Kami pastikan dengan tegas! Pembangunan yang ada di Labuan Bajo sejalan dengan semangat kami untuk membangun pariwisata yang keberlanjutan, dengan tetap menjaga habitat yang ada di kawasan Pulau Komodo!" tulis Sandiaga dalam keterangan unggahan.
Baca juga: Sandiaga Uno Sebut Danau Toba Romantis, Foto Bareng Istri di Jokowi Point
Menurut Sandiaga, Menparekraf bersama Presiden Joko Widodo dam semua stakeholder pemerintah kini tengah menggarap secara serius era pariwisata baru.
Era tersebut ditandai dengan air, listrik dan sampah yang dapat dikelola dengan baik, sehingga bisa memberikan dampak positif bagi destinasi wisata.
"Tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu, membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru," ungkap Sandiaga.
Sandiaga meyakini bahwa kesejahteraan masyarakat di berbagai destinasi wisata bisa sejalan dengan keberlanjutan lingkungan dan ekosistem flora maupun fauna-nya.
Ia melanjutkan, tugas masyarakat ialah menjaga sekaligus memastikan hal itu dapat terwujud dengan kolaborasi, inovasi dan adaptasi.
Unggahan video Sandiaga juga menampilkan Jokowi yang tengah menyampikan pidato di sela-sela kunjungannya ke Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur.
Jokowi menyampaikan bahwa penataan di kawasan Labuan Bajo sudah berjalan selama 2 tahun.
Ia menuturkan bahwa Labuan Bajo sangat beruntung, sebab Komodo tidak hanya hidup di satu pulau.
Baca juga: Harga Tiket Masuk TN Komodo Naik Jadi Rp 3,75 Juta, Sandiaga Tegaskan Buat Konservasi
"Ada komodo di Pulau Komodo, Pulau Padar dan Pulau Rinca," ucapnya.
Jokowi menjelaskan, sebelumnya para pihak terkait telah sepakat menjadikan Pulau Komodo dan Pulau Rinca sebagai wilayah konservasi.
Sedangkan untuk keperluan pariwisata, akan dipusatkan di Pulau Rinca.
Baca tanpa iklan