Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Perbedaan Harajuku dengan Citayam Fashion Week, dari Asal Usul hingga Busana yang Dipakai

Editor: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi warga yang cosplay menjadi karakter tokoh film dalam ajang Harajuku di Jepang

Tak hanya di Jepang, gaya Harajuku mulai dikenal pada tataran global.

4. Wisata Harajuku

Ada tiga pusat perbelanjaan utama di kawasan Harajuku, yakni Takeshita Street, Cat Street, dan Omotesando Street, seperti dikutip dari Kompas.com (7/8/2021).

Ketiga tempat tersebut merupakan jalur wisata utama para pelancong.

Takeshita Street merupakan pusat perbelanjaan paling sibuk di kawasan Harajuku.

Pengunjung dapat menemukan tren street fashion yang menarik sekaligus terjangkau sepanjang jalan ini.

Ada beragam butik dan toko yan menjual fashion street unik, termasuk sebuah butik yang kerap dikunjungi Lady Gaga.

Selain itu, terdapat toko yang menjual aksesoris, kosmetik, dan merchandise.

Tak heran, Takeshita Street merupakan lokasi favorit anak-anak muda.

Sementara itu, Cat Street merupakan jalur yang menghubungkan Harajuku dan Shibuya.

Jalur ini juga dipenuhi oleh beragam toko pakaian unik dan toko yang menjual barang-barang bekas.

Selain itu, jalanan ini juga dipenuhi oleh sejumlah kafe.

Baca juga: Citayam Fashion Week Curi Perhatian Media Fesyen Tokyo, Disebut Mirip Harajuku di Jepang

Sekumpulan ABG asyik nongkrong di kawasan Dukuh Atas, Jakarta. Fenomena yang ramai dengan sebutan Citayam Fashion Week itu disebut-sebut merupakan representasi pencarian identitas hingg latahnya masyrakat bergaya hidup kota. (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Citayam Fashion Week

1. Lokasi Citayam Fashion Week

Dikutip dari Tribun Travel, fenomena Citayam Fashion Week melanda beberapa lokasi di Jakarta.

Halaman
1234