Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Seekor Kucing Akhirnya Berhasil Ditangkap setelah 3 Minggu Berkeliaran di Bandara

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi kucing berwarna hitam. Seekor kucing akhirnya ditangkap dan dikembalikan kepada pemiliknya setelah berkeliaran selama tiga minggu di Bandara Logan, Boston, AS.

Patty Sahli, pemilik Rowdy, bercanda dengan NBC Boston bahwa kucingnya memeriksa setiap kotak dan setiap tas dan akan hebat dalam keamanan bandara.

Ketika ditanya apa yang dia pikir dilakukan kucingnya selama tiga minggu di Bandara Logan, Sahli mengatakan, "dia mungkin mengurangi populasi tikus di bandara."

Liga Penyelamatan Hewan Boston menghadapi Rowdy di bandara dan melakukan pemeriksaan kesehatan.

Baca juga: Penampungan Hewan di Chicago Ini Lepaskan 1.000 Kucing Liar untuk Basmi Hama Tikus

Kucing itu dilaporkan sehat tetapi dalam kondisi lapar.

Rowdy diterbangkan ke Florida pada Jumat (15/7/2022) malam, di mana ia akan dipersatukan kembali dengan keluarganya.

Bandara Logan (Unsplash/Ashim D’Silva)

Kucing masuk kokpit dan serang pilot

Diberitakan TribunTravel sebelumnya, seekor kucing muncul di pesawat dan masuk ruang kokpit dalam penerbangan Tarco Airlines dari Sudan ke Qatar.

Kucing itu menyerang kapten hingga menyebabkan pesawat kembali ke Bandara Internasional Khartoum, Sudan.

Boeing 737 berangkat dari Khartoum tepat waktu, dan penyerangan kucing terjadi sekira 30 menit setelah pesawat lepas landas.

Baca juga: Pesawat Ini Terpaksa Kembali ke Bandara Asal setelah Seekor Kucing Serang Pilot di Kokpit

Menurut laporan dari Al-Sudani, kucing itu merasa kurang nyaman saat berada di pesawat, dan terus menyerang kapten.

Sementara para kru berusaha keras untuk menangkap kucing tersebut, namun mereka tidak berhasil menenangkan 'pembajak berbulu' tersebut.

Ilustrasi pilot saat menerbangkan pesawat (Unsplash/Caleb Woods)

Karena tidak dapat melanjutkan penerbangan, pilot memutuskan untuk kembali ke Khartoum, sehingga mengejutkan para penumpang di dalamnya.

Banyak asumsi yang dilontarkan, salah satunya adalah perkiraan bahwa kucing tersebut adalah piaraan bawaan penumpang yang kabur dari ruang penyimpanan khusus binatang.

Namun ada kemungkinan besar jika kucing tersebut hanya kucing liar yang sengaja mencari tempat nyaman untuk beristirahat.

Al-Sudani melaporkan, pesawat berada di hanggar semalaman untuk pembersihan dan persiapan.

Diyakini bahwa kucing itu menyelinap di dalam pesawat dan berhasil menemukan tempat yang nyaman untuk beristirahat di ruang kokpit.

(TribunTravel.com/SA)