Sejumlah turis juga tampak mengunjungi daerah itu untuk menyusuri jalanan sepi, meski mereka tahu itu berbahaya dan dilarang.
Bagian Centralia yang paling memikat adalah 'Graffiti Highway', bekas jalur Pennsylvania Highway 61 yang pernah membelah pusat kota.
Setelah warga dievakuasi, jalan ini ditutup dan dijadikan media para seniman jalanan, pengendara ATV, dan lainnya untuk pariwisata.
Baca juga: Salah Menampilkan Bendera Jepang dalam Liputan Kematian Shinzo Abe, Tayangan TV Amerika Dibully
Pengunjung telah menyerukan agar situs tersebut menjadi objek wisata resmi.
Mereka yakin hal ini dapat membantu meningkatkan bisnis lokal.
Namun pada tahun 2020, Graffiti Highway telah tertutup dengan tanah.
Hari ini, beberapa penduduk Centralia masih menjalani tahun-tahun terakhir mereka di rumah berkat kesepakatan dengan negara bagian.
Populasi Centralia mulai berkurang dari titik tertingginya, sekitar 2.700, sekitar tahun 1900.
Pada tahun 1962, sekitar 1.400 penduduk tetap tinggal.
Saat ini, populasinya antara empat dan 14 saja. (TribunTravel.com/Tys)
Baca juga: Jadwal Kereta Api Rute Tegal-Gambir Periode 25 Juli 2022, Ada KA Sembrani hingga Argo Cheribon
Baca juga: Rossa Liburan ke Amerika Bareng Anak, Rayakan Idul Adha di Los Angeles
Baca tanpa iklan