Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Pramugara Air India Diserang Penumpang Mabuk di Pesawat, Wajahnya Sampai Terluka

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Kurnia Yustiana
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi maskapai Air India, baru-baru ini seorang pramugara diserang penumpang mabuk di pesawat hingga wajahnya terluka.

Insiden lainnya

Ilustrasi minum-minuman bersama teman-teman (pexels.com)

Baca juga: Pria Ini Ditawari Jadi Pramugari Setelah Aksinya Menjamu Tamu Hotel Bikin Bos AirAsia Terkesan

Masalah yang diciptakan oleh penumpang mabuk bukanlah hal baru.

Pramugara dan pramugari dilatih untuk menilai apakah penumpang memiliki terlalu banyak minum dan berhak menolak alkohol jika menyangkut hal itu.

Ada beberapa contoh masa lalu di mana seorang penumpang yang mabuk mengganggu penerbangan karena perilaku yang sulit diatur. 

Pada bulan Mei, sebuah penerbangan Doha-Bengaluru terpaksa melakukan pendaratan darurat di bandara Mumbai setelah seorang penumpang mabuk berperilaku buruk dengan seorang anggota pramugari ketika dia mencoba menghentikannya dari minum.

Meskipun konsumsi alkohol dilarang pada penerbangan domestik di India, ada beberapa kasus ketika penumpang mengonsumsi minuman di bandara dan membuat keributan di udara. 

Pada 2016, maskapai penerbangan India bahkan meminta pihak berwenang untuk menjadikan bandara di negara itu sebagai zona bebas alkohol.

Pria Paruh Baya Lakukan Pelecehan Seksual Pada Remaja saat Penerbangan

Dalam penerbangan itu, terdapat pria bernama Brian Patrick Durning diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap remaja berusia 12 dan 16 tahun.

Durning merupakan pria paruh baya berusia 51 tahun asal Altadena, California.

Diketahui kejadian ini terjadi saat pesawat Delta Air dalam penerbangan dari Los Angeles ke Orlando, Florida.

Melansir laman Fox News, Durning diketahui menempati kursi yang yang ada di dekat lorong pesawat.

Ilustrasi wanita duduk di kursi dekat jendela pesawat, Minggu (20/9/2020). (Pixabay/Free-Photos)

Sementara itu, satu remaja 12 tahun duduk di sampingnya pada bagian kursi yang di tengah dan satu remaja 16 tahun dengan inisial SJ yang duduk di dekat jendela.

Kedua remaja tersebut tak tampak ditemani sang ibu lantaran sebelumnya memang terkendala masalah reservasi tempat duduk.

Menurut keterangan korban, setelah penerbangan lepas landas, Durning tampak memesan dan minum minuman beralkohol.

Halaman
123