TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pramugara Air India harus mengalami luka fisik setelah diserang penumpang mabuk di pesawat.
Wajah pramugara tersebut bahkan berlumuran darah akibat serangan fisik yang dilakukan penumpang.
Kekacauan yang disebabkan penumpang mabuk hingga melukai pramugara itu terjadi dalam penerbangan Air India baru-baru ini ke London, Inggris.
Penerbangan pun berubah menjadi pengalaman traumatis bagi salah satu anggota pramugara ketika seorang penumpang yang mabuk menyerangnya.
Baca juga: Pramugari Gagalkan Aksi Pencurian di Bandara, Temukan Uang Ratusan Juta hingga Kartu Kredit
Penumpang dan teman-temannya itu dilaporkan minum dari botol alkohol mereka sendiri, dan keadaan memanas ketika pramugara keberatan dengan hal itu, dilansir dari Simple Flying, Kamis (14/7/2022).
Tonton juga:
Pertengkaran terjadi antara seorang pramugara dan sekelompok penumpang yang tidak mengikuti pedoman terkait alkohol dari maskapai tersebut.
Perkelahian meningkat ke titik di mana salah satu penumpang dalam kelompok itu akhirnya melukai anggota pramugara secara fisik, meninggalkannya dengan wajah berlumuran darah.
Diketahui, insiden ini terjadi pada tanggal 7 Juli 2022, di mana sekelompok penumpang yang bepergian di kelas ekonomi penerbangan Air India AI 111 dari Delhi, India ke London, Inggris terlihat minum alkohol yang mereka bawa ke dalam pesawat.
Baca juga: Pramugari Akui Benci Penumpang yang Pesan Minuman Tertentu di Pesawat
Menurut kebijakan maskapai penerbangan, penumpang tidak diperbolehkan mengonsumsi minuman beralkohol yang dibeli di toko di dalam pesawat.
Ketika salah satu pramugara dengan sopan menjelaskan hal ini kepada kelompok yang bepergian, salah satu penumpang bangkit dan mulai menendangnya dengan keras.
The Times of India mengutip seseorang saksi masalah ini dengan mengatakan, "Pramugara tersebut, dengan sangat sopan, mengatakan kepada penumpang yang memiliki botol bahwa membawa alkohol sendiri untuk diminum di dalam penerbangan tidak diizinkan."
"Saat dihadapkan, penumpang itu bangkit, menjepit pramugara ke sebuah pintu dan mulai memukulnya. Penumpang yang nakal itu kemudian menendangnya berulang kali, enam hingga tujuh (kali), mengenai dadanya. Pramugara mulai mengeluarkan darah dari telinganya," imbuh saksi tersebut.
Pramugara tersebut terluka di bagian telinga dan dahi, hingga wajahnya berlumur darah.
Penumpang yang dimaksud diserahkan kepada polisi saat mendarat di London, dan pramugara diberikan pertolongan pertama.
Baca tanpa iklan