Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Fenomena Citayam Fashion Week Viral di Medsos, Begini Tanggapan Sandiaga Uno

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ratusan remaja dari berbagai daerah di pinggiran Jakarta berkumpul di Taman Sudirman, Jakarta, Kamis (7/7/2022). Tempat ini viral karena jadi ajang adu fashion anak Citayam, Bekasi hingga Bojong Gede. Mereka mengenakan berbagai fashion dengan selera masing-masing sehingga muncul istilah Citayam Fashion Week karena dikaitkan dengan tren street fashion di kalangan remaja yang biasa nongkrong di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

Dengan demikian, diharapkan fenomena Citayam Fashion Week bisa menghasilkan karya kreatif dan cuan.

Ratusan remaja dari berbagai daerah di pinggiran Jakarta berkumpul di Taman Sudirman, Jakarta, Kamis (7/7/2022). Tempat ini viral karena jadi ajang adu fashion anak Citayam, Bekasi hingga Bojong Gede. Mereka mengenakan berbagai fashion dengan selera masing-masing sehingga muncul istilah Citayam Fashion Week karena dikaitkan dengan tren street fashion di kalangan remaja yang biasa nongkrong di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat. (Tribunnews/Jeprima)

Baca juga: Warteg Warpopski Laku Keras di Jerman, Sandiaga: Bukti Kuliner Kita Makin Diminati Warga Dunia

Jam Malam Diberlakukan

Melansir Tribunnews.com, fenomena ABG Citayam dan sekitarnya menjadi perbincangan akhir-akhir ini karena kerap meramaikan kawasan Sudirman dan Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Terkait itu, pihak kepolisian meminta kepada para remaja itu untuk bisa mentaati peraturan khususnya peraturan waktu.

"Iya selama mematuhi aturan waktu," kata Kapolsek Metro Menteng Kompol Netty Rosdiana saat dihubungi, Jumat (8/7/2022).

Netty menerangkan pihaknya tidak mempermasalahkan para remaja itu jika ingin berkumpul di kawasan tersebut.

Namun, untuk mengantisipasi adanya keributan hingga tawuran, Netty mengungkapkan warga hanya diizinkan berkumpul hingga pukul 22.00 Wib di lokasi.

"Biasanya kita usir kalau malam hari jam 10 kita usir, di atas jam 10 nggak bisa. Begitu aturannya, apalagi jalur protokol itu, nggak boleh. Termasuk dari Dukuh Atas sampai ke Patung Kuda sudah protap itu," katanya.

Selain itu Netty pun meminta peran aktif para remaja yang menghabiskan waktu di sekitar Sudirman dan Dukuh Atas untuk tetap menjaga ketertiban. Dia berharap ruang publik tersebut bisa dimanfaatkan secara positif.

Baca juga: Sandiaga Uno Keliling Desa Wisata Pandean Naik Mobil Listrik: Punya Seni & Budaya yang Menarik

"Mari kita jaga ibu kota ini dengan inovasi-inovasi yang baiklah, kontribusi yang baik. Jangan membuat kegaduhan. Kalau kita gaduh berarti kita tidak mencintai negeri ini," terang Netty.

Diketahui, terowongan Kendal di Dukuh Atas, Menteng, Jakarta Pusat menjadi tempat nongkrong favorit rombongan anak baru gede (ABG) yang berasal dari Depok, Citayam dan Bojonggede.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyiagakan petugas di sana.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan petugas disiagakan guna menjaga kebersihan.

Pasalnya, terowongan yang menghubungkan tiga moda transportasi, yakni moda raya terpadu (MRT), kereta rel listrik (KRL) commuter line dan bus Transjakarta.

"Terowongan Kendal ini kemarin kita baru dapat laporannya. Ternyata, di sana itu tempat kumpul, tapi juga mereka masih kurang peduli dengan lingkungan," ucap Asep Kuswanto, Selasa (5/7/2022).

Halaman
123