Daging yang disembelih itu nantinya akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Tradisi ini digelar sebagai ungkapan syukur atas kemakmuran tanah Aceh.
Baca juga: 3 Resep Bumbu Celupan Sate Kambing, Bumbu Kecap Paling Favorit saat Idul Adha 2022
6. Tradisi Lawa Pipi di Uli Halawang, Maluku Tengah
Tradisi Idul Adha di Uli Halawang, Maluku Tengah digelar dengan Lawa Pipi atau arak-arakan hewan kurban.
Kata Lawa Pipi berasal dari bahasa Hila.
Terdiri dari dua kata, ‘Lawa’ yang artinya lari dan ‘Pipi’ punya makna kambing.
Lawa Pipi dilakukan sehari setelah shalat Idul Adha.
Sebelum disembelih, kambing tersebut akan dibawa ke halaman Rumah Raja Oolong dan didoakan bersama-sama.
Setelah itu, diarak keliling kampung dan diajak berlari mengelilingi Masjid Adat Hasan Sulaiman sebanyak tujuh kali menyerupai Tawaf.
Akhirnya, hewan tersebut dipotong dan warga melemparkan uang, baik uang kertas maupun koin, ke area pemotongan.
Tradisi ini juga dipercaya warga setempat sebagai tindakan buang sial.
Baca juga: Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional Taman Margasatwa Ragunan saat Libur Idul Adha 2022
8. Mepe Kasur di Banyuwangi
Tradisi Idul Adha di Banyuwangi ini sangat unik.
Meper Kasur merupakan tradisi Idul Adha umat Islam di Banyuwangi, Jawa Timur dengan menjemur kasur-kasur di luar rumah.
Kasur yang dijemur kemudian dipukul-pukul untuk menghilangkan debu.
Baca tanpa iklan