Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Idul Adha 2022

9 Tradisi Idul Adha Unik dari Berbagai Daerah di Indonesia, Mepe Kasur hingga Merias Hewan Kurban

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga bersiap menyembelih sapi kurban di masjid Al-Hakim, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Minggu (11/8/2019). Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah atau 10 Zulhijah yang jatuh 11 Agustus 2019 dirayakan umat muslim dengan melaksanakan Salat Id dan penyembelihan hewan kurban.

Daging yang disembelih itu nantinya akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Tradisi ini digelar sebagai ungkapan syukur atas kemakmuran tanah Aceh.

Baca juga: 3 Resep Bumbu Celupan Sate Kambing, Bumbu Kecap Paling Favorit saat Idul Adha 2022

6. Tradisi Lawa Pipi di Uli Halawang, Maluku Tengah

Tradisi Idul Adha di Uli Halawang, Maluku Tengah digelar dengan Lawa Pipi atau arak-arakan hewan kurban. 

Kata Lawa Pipi berasal dari bahasa Hila.

Terdiri dari dua kata, ‘Lawa’ yang artinya lari dan ‘Pipi’ punya makna kambing.

Lawa Pipi dilakukan sehari setelah shalat Idul Adha.

Sebelum disembelih, kambing tersebut akan dibawa ke halaman Rumah Raja Oolong dan didoakan bersama-sama.

Setelah itu, diarak keliling kampung dan diajak berlari mengelilingi Masjid Adat Hasan Sulaiman sebanyak tujuh kali menyerupai Tawaf.

Akhirnya, hewan tersebut dipotong dan warga melemparkan uang, baik uang kertas maupun koin, ke area pemotongan.

Tradisi ini juga dipercaya warga setempat sebagai tindakan buang sial.

Baca juga: Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional Taman Margasatwa Ragunan saat Libur Idul Adha 2022

8. Mepe Kasur di Banyuwangi

Tradisi Idul Adha mepe kasur Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi Kamis (25/9/2014) (IRA RACHMAWATI / KOMPAS.COM / BANYUWANGI))

Tradisi Idul Adha di Banyuwangi ini sangat unik.

Meper Kasur merupakan tradisi Idul Adha umat Islam di Banyuwangi, Jawa Timur dengan menjemur kasur-kasur di luar rumah.

Kasur yang dijemur kemudian dipukul-pukul untuk menghilangkan debu.

Halaman
1234