TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pilot mengungkapkan alasan sebenarnya mengapa makanan terasa sangat berbeda di pesawat.
Makanan mungkin memiliki rasa dan bau yang berbeda ketika di pesawat.
Traveler yang kerap naik pesawat, mungkin sudah tidak asing dengan kejadian makanan yang terasa berbeda saat penerbangan.
Serang pilot pun mengungkapkan kebenaran akan makanan yang terasa sangat berbeda di pesawat.
Baca juga: Tercium Bau Asap di Pesawat, Ratusan Penumpang Dievakuasi & Penerbangan Tertunda 30 Jam
Melansir The Sun, Rabu (29/6/2022), Pilot Logan Air James Bushe mengklaim jika ada perbedaan yang signifikan antara rasa dan bau makanan di pesawat dan di darat.
Tonton juga:
Dia menjelaskan, "Selera kita tidak cukup sama di udara. Dan makanan tidak terasa asin."
"Untuk mengatasinya, makanan di pesawat diberi sedikit bumbu ekstra," imbuhnya.
Begitu di ketinggian, campuran tekanan dan udara kering membuat perbedaan yang signifikan untuk merasakan sensitivitas makanan.
Baca juga: Viral Pasangan Lansia Diseret Keluar Pesawat Meski Tak Bersalah, Pihak Maskapai Minta Maaf
Persepsi manusia akan rasa asin dan manis turun sekira 30 persen.
Ini bisa menjelaskan mengapa banyak orang jarang menikmati makanan dalam penerbangan.
Tanpa bumbu tambahan, akan lebih terasa sulit untuk mencicipi rasa makanan secara normal seperti di darat.
Tekanan kabin juga menyebabkan selaput lendir manusia membengkak, mengurangi indera penciuman yang berpengaruh terhadap kenikmatan makanan.
Baca juga: Penumpang Mabuk Dikeluarkan dari Penerbangan setelah Muntah di Kursi Pesawat
Cara Makanan Dimasak di Pesawat
Melansir Simple Flying, berikut cara makanan dimasak di pesawat yang jarang diketahui banyak orang.
Baca tanpa iklan