TRIBUNTRAVEL.COM - Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi berkunjung ke Jerman.
Namun sebelum tiba di Jerman, pesawat Garuda Indonesia (GIA-1) yang membawa Presiden Jokowi dan Iriana Jokowi sempet berputar 360 derajat.
Pesawat yang mengangkut Presiden Jokowi dan rombongan itu terlihat berputar-putar di udara.
Bukan tanpa alasan, rupanya pesawat yang ditumpangi Presiden Jokowi ini memang berputar-putar karena sampai lebih cepat dari waktu prakiraan.
Baca juga: Pesawat Presiden Jokowi Berputar 360 Derajat, Dirut Garuda Indonesia Buka Suara
Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.
Ia mengatakan alasan pesawat berputar karena berkaitan dengan waktu ketibaan di Munich, Jerman.
Pesawat GIA-1 itu rupanya tiba di Munich, Jerman lebih cepat dari waktu yang diprakirakan sebelumnya.
"Hal itu berkaitan dengan waktu ketibaan di Munich, Jerman, di mana pesawat GIA-1 diperkirakan tiba lebih cepat dari slot waktu yang disediakan," kata Bey saat dihubungi dari Jakarta, Senin (27/6/2022) seperti yang dikutip TribunTravel dari KompasTV.
Lalu, kenapa pesawat tetap berputar di udara?
Baca juga: Penumpang Mabuk Dikeluarkan dari Penerbangan setelah Muntah di Kursi Pesawat
Menurut penuturan Bey, penerbangan itu dilakukan agar pesawat yang menerbangkan Presiden Jokowi bisa mendarat sesuai waktu yang dijadwalkan.
Oleh sebab itu pilot Garuda Indonesia sengaja melakukan holding guna menyesuaikan waktu ketibaan.
Akan tetapi proses holding pesawat dilakukan sesuai prosedur, yang mengutamakan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan.
Sebagai informasi, holding merupakan manuver pesawat yang dilakukan untuk menunggu area atau waktu yang aman di ketinggian tertentu sebelum mendapatkan giliran mendarat.
Lokasi Manuver Holding
Melansir dari Flightradar24, pesawat yang ditumpangi Presiden Jokowi berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (26/6/2022) pukul 03.28 UTC atau sekira 10.28 WIB.
Baca tanpa iklan