Sejak pertama kali diunggah di Twitter, video itu telah dilihat hampir 90 ribu kali.
Menanggapi hal itu, pihak Bandara Bristol mengonfirmasi insiden itu benar terjadi pada 17 Juni 2022.
Seorang juru bicara Bandara Bristol mengatakan: “Perilaku anti-sosial, kekerasan, atau mengancam tidak akan diterima oleh Bandara Bristol atau maskapai penerbangan."
"Meskipun insiden seperti itu jarang terjadi, kami menganggapnya sangat serius dan akan sepenuhnya mendukung penyelidikan polisi."
Pihaknya juga mengatakan saat ini kasusu tersebut sedang ditangani oleh Polisi Avon dan Somerset.
TONTON JUGA:
Baca juga: Keluhkan Perusahaan Tempat Bekerja, Pramugara Curhat pada Penumpang Melalui Intercom
Baca juga: Penumpang Wanita Melahirkan di Pesawat, saat Kontraksi Sempat Dikira Sakit Perut Biasa
(TribunTravel/Zed)
Baca selengkapnya soal viral di medsos di sini.
Baca tanpa iklan