Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

5 Tempat Wisata di Hong Kong yang Menarik untuk Dikunjungi, Ada Museum Seni Kelas Dunia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tung Nam Lou adalah bangunan warisan di Hong Kong yang diubah menjadi boutique art hotel di Yau Ma Tei.

M+ adalah salah satu museum budaya visual modern dan kontemporer terbesar di dunia dan museum budaya visual kontemporer global pertama di Asia.

Dibuka pada November 2021 lalu, museum ini menampilkan sekitar 1.500 karya yang diambil dari M+ Collections di ruang pameran seluas 17.000 meter persegi yang mencakup 33 ruang pameran.

Gedung M+ adalah salah satu landmark paling ikonik di Hong Kong dan atraksi terbaru yang wajib dikunjungi.

3. Hong Kong Palace Museum

Hong Kong Palace Museum menjadi salah satu lembaga budaya terkemuka dunia yang berkomitmen untuk mempelajari dan mengapresiasi seni dan budaya Tiongkok, sambil memajukan dialog di antara peradaban dunia melalui kemitraan internasional.

Merangkul pendekatan kuratorial baru, museum ini akan menawarkan perspektif Hong Kong dan visi global, menghadirkan benda-benda terbaik dari Museum Istana dan lembaga budaya penting lainnya di seluruh dunia.

Baca juga: Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Jambi, Ada Candi Purbakala yang Luas Kompleksnya 8 Kali Borobudur

Tung Nam Lou adalah bangunan warisan di Hong Kong yang diubah menjadi boutique art hotel di Yau Ma Tei. (Foto dari HKTB)

4. Tung Nam Lou

Tung Nam Lou adalah bangunan warisan yang diubah menjadi boutique art hotel di Yau Ma Tei.

Dulunya bagunan tersebut adalah restoran makanan laut sebelum berubah menjadi gedung perkantoran dan akhirnya menjadi hotel yang merayakan seni dan budaya lokal.

Seni trendsetter experiential memenuhi semua indra pengunjung dengan cara yang tak terbayangkan.

Dengan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pikiran kreatif lokal, setiap orang dapat mengambil bagian aktif dalam merasakan dan menciptakan seni sendiri.

5. Sindart

Sebuah toko yang menjual sepatu bordir tradisional sejak tahun 1958.

Sindart telah memberikan nafas baru bagi sepatu tradisional Tiongkok.

Miru Wong, pemilik generasi ketiga, mewarisi keterampilan menyulam yang halus dari kakeknya dan terus menambahkan sentuhan baru pada sandal brokat sutra ini.

Halaman
123