Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Fakta Vkusno-i Tochka, Restoran Cepat Saji yang Gantikan McDonald's di Rusia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto ini diambil pada 12 Juni 2022 menunjukkan menu burger keju ganda termasuk kentang goreng, saus, dan minuman ringan versi Rusia dari bekas restoran McDonald's saat upacara pembukaan di Moskow. Bekas restoran McDonald's di Rusia telah berganti nama menjadi 'Vkusno i tochka' ('Lezat. Perhentian Penuh'), kata pemilik baru sebelum pembukaan kembali mereka.

TRIBUNTRAVEL.COM - Imbas invasi Rusia di Ukraina membuat sejumlah perusahaan memilih hengkang.

Satu di antarany McDonald's.

McDonald's memilih meninggalkan Rusia pada Maret 2022 lalu sebagai akibat dari invasi.

Sebanyak 850 cabang restoran McDonalds yang ada kini dijual ke pengusaha Rusia bernama Alexander Govor.

Baca juga: Putin Diduga Bawa Toilet Khusus saat ke Luar Negeri, Kumpulkan Kotorannya dan Bawa Pulang ke Rusia

Seorang karyawan memberi pelanggan pesanan makanannya dalam versi Rusia dari bekas restoran McDonald's setelah upacara pembukaan di Moskow pada 12 Juni 2022. Bekas restoran McDonald's di Rusia telah diganti namanya menjadi "Vkusno i tochka" ("Lezat. Perhentian Penuh") , kata pemilik baru sebelum grand re-opening mereka. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)

Baca juga: McDonalds Hengkang dari Rusia, Restoran Pengganti Segera Dibuka

Ia sudah mengoperasikan 25 restoran di negara itu.

Govor menyetujui persyaratan bahwa nama McDonald's, branding, dan 'lengkungan emas' yang terkenal tidak digunakan.

Govor kemudian membuat merek baru.

Di bawah nama baru Vkusno-i Tochka (Lezat, Titik), 15 restoran pertama dibuka di seluruh Moskow pada hari Minggu (12/6/2022).

Vkusno-i Tochka bergerak cepat untuk membuka kembali semua cabang.

Manajer umum berharap memiliki 200 restoran dan mulai beroperasi pada akhir bulan ini.

McDonald's memutuskan untuk secara permanen menarik diri dari Rusia karena kehadirannya yang berkelanjutan "tidak lagi dapat dipertahankan, atau tidak konsisten" dengan nilai-nilai perusahaannya.

Namun, mereka menjamin 62.000 pekerja restorannya bekerja selama dua tahun ke depan sebagai bagian dari perjanjian penjualannya.

Pemilik baru, Govor, juga setuju untuk membayar gaji semua staf perusahaan McDonald's sampai penutupan, serta membayar kewajiban yang ada kepada pemasok, tuan tanah, dan perusahaan utilitas.

Baca juga: Pesawat Rusia Terjebak di Kanada, Dikenakan Biaya Parkir hingga Rp 15 Juta per Hari

Foto ini diambil pada 12 Juni 2022 menunjukkan menu burger keju ganda termasuk kentang goreng, saus, dan minuman ringan versi Rusia dari bekas restoran McDonald's saat upacara pembukaan di Moskow. Bekas restoran McDonald's di Rusia telah berganti nama menjadi "Vkusno i tochka" ("Lezat. Perhentian Penuh"), kata pemilik baru sebelum pembukaan kembali mereka. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)

Baca juga: Seberapa Dekat Alaska dengan Rusia? Simak Fakta di Baliknya

Sebelum pembukaan 15 restoran rebranding ini, Govor melalui perusahaannya, Sistema PBO, telah memperkenalkan logo baru.

Pada Kamis (9/6/2022), Sistema PBO merilis logo yang menampilkan lingkaran merah dan dua garis oranye dengan latar belakang hijau.

Halaman
1234