TRIBUNTRAVEL.COM - Sungai Aare mendadak jadi sorotan setelah putra pertama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dikabarkan hilang terseret arus di sana.
Sungai yang berada di Bern, Swiss ini memang terkenal akan keindahannya.
Sungai Aare juga menjadi tempat favorit wisatawan dan warga lokal untuk berenang saat musim panas.
Ribuan penduduk lokal biasanya meramaikan sungai ini untuk sekedar menyegarkan badan saat cuaca panas.
Saat musim panas, suhu air di Sungai Aare biasanya hanya berkisar 21 derajat Celcius.
Dikutip dari laman Le News, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin berenang di Sungai Aare.
Seorang warga lokal, Anna Baehni yang sering mengunjungi sungi ini beberapa kali seminggu membagikan tips-nya.
"Kamu tidak boleh terlalu santai saat berenang mengikuti arus sungai," kata Baehni.
"Penting untuk mengetahui di mana titik yang aman untuk masuk dan keluar, dan mengetahui di mana arusnya."
Saat mengajak teman-temannya yang baru pertama kali berenang di sungai ini, Baehni menunjukkan kepada mereka cara aman mengikuti arus.
"Jangan melompat saat berada di bawah pengaruh alkohol," ujarnya.
Menurut data tahun 2013, sekitar 24 orang yang tenggelam di Sungai Swiss berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.
Air sungai Aare yang mengalir di Bern merupakan air lelehan glasial di Pegunungan Alpen, jadi suhu musim panas berkisar antara 15 hingga 22 C.
Di sini, wisatawan bisa berenang, melompat dari jembatan, hingga menyusuri sungai dengan menyewa perahu karet.
Baca juga: Fakta Unik Jugyeom, Garam Termahal di Dunia yang Harganya Jutaan Rupiah
Baca juga: Foto-foto Sungai Aare, Lokasi Putra Ridwan Kamil Hilang di Swiss
Meski demikian, ada beberapa titik yang harus diketahui perenang Sungai Aare, yaitu di mana mereka mulai masuk dan di mana mereka harus keluar.
Baca tanpa iklan