"Kondisi ini menimbulkan ancaman yang lebih besar bagi penumpang yang rentan dengan penyakit bawaan sehingga memicu masalah ini."
Pilot dan awak kabin juga akan mengalami paparan radiasi pengion kosmik yang lebih besar.
Meskipun tidak menimbulkan banyak risiko bagi penumpang, wanita hamil disarankan menghindari penerbangan jarak jauh.
Meski tidak ada "stres transfer" akibat penerbangan langsung jarak jauh, bukan berarti bepergian naik pesawat selalu jadi pengalaman yang paling menenangkan.
Hal ini karena kecemasan selama terbang berpotensi meningkat karena panjangnya perjalanan.
Dr McNeely menjelaskan, suara mesin yang lebih senyap, kelembapan yang meningkat, dan tekanan kabin yang lebih tinggi dapat membantu meringankan beberapa gejala ini.
Qantas juga mengungkapkan ada 'zona nyaman' di tengah pesawat yang bisa dimanfaatkan penumpang untuk peregangan, mendapatkan sesuatu untuk dimakan, dan bergerak.
Joyce juga menjelaskan kabin Qantas dirancang khusus untuk kenyamanan maksimal di semua kelas.
Namun, kabin yang lebih mahal di kelas premium juga menghadirkan layanan lebih nyaman.
Analis penerbangan dan ekonomi di Leeham News, Bjorn Fehrm mengatakan, penerbangan kemungkinan akan digunakan oleh pebisnis.
Namun beberapa orang mungkin juga bersedia naik penerbangan panjang jarak jauh.
CEO Qantas Joyce menyimpulkan, "Pesawat jenis baru memungkinkan hal-hal baru, khususnya bagi Australia di mana perjalanan udara sangat penting."
Penerbangan terpanjang ini diharapkan akan dimulai pada akhir 2025 dari Sydney.
Maskapai menyediakan empat kelas perjalanan yang berbeda dan membawa hingga 238 penumpang. (TribunTravel.com/Tys)
Baca juga: 7 Tempat Wisata Murah di Lombok untuk Libur Lebaran 2022, Nyobain Selancar di Pantai Seger
Baca juga: Bosan Makan Rendang atau Opor Ayam? Cobain 5 Resep Menu Sarapan Simpel dan Enak
Baca tanpa iklan