Hal ini ditujukan untuk memperlancar proses pemerikasaan di stasiun sebelum keberangkatan KA Jarak Jauh.
Melalui aplikasi tersebut nantinya akan ada proses validasi data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 penumpang KA Jarak Jauh.
Hasilnya data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access dan pada saat boarding.
Meski demikian, bukti vaksin dan hasil tes Covid-19 fisik masih tetap dapat diterima.
"Dengan penetapan persyaratan ini, calon pelanggan diimbau untuk dapat segera melakukan vaksinasi agar perjalanan mudik kali ini Aman dan Sehat," ujar Joni.
Baca juga: Kereta Api Relasi Sukabumi-Bogor Kembali Beroperasi, Ada Promo buat Kelas Eksekutif
Baca juga: PT KAI Beri Flash Sale Tiket Kereta Mudik Lebaran 2022, Ada Promo Solo-Jakarta Cuma Rp 75 Ribu
Terkait dengan kebijakan vaksinasi ini, pihak KAI masih menyediakan layanan vaksinasi gratis bagi masyarakat dan pelanggan KA Jarak Jauh di berbagai stasiun dan klinik kesehatan milik KAI.
Adapun vaksinasi tersebut bisa didapatkan di Klinik Mediska yang merupakan hasil dari kerja sama antara KAI dengan Kementerian Kesehatan, TNI, Polri, dan Dinas Kesehatan setempat untuk mendukung program vaksinasi pemerintah.
(TribunTravel/Zed)
Baca selengkapnya soal syarat naik kereta api di sini.
Baca tanpa iklan