Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Viral, Maskapai Usir Penumpang Disabilitas Lantaran Kursi Rodanya Dianggap Dapat Merusak Pesawat

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi kursi roda.

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pria disabilitas dikeluarkan dari penerbangan Ryanair lantaran kursi roda listriknya disebut dapat menghancurkan pesawat.

Pria bernama Noah Cunningham tersebut merasa "dipermalukan" dengan insiden yang menimpanya.

Melansir laman DailyStar, Noah mengatakan bahwa ia akan terbang ke Roma dari Bandara John Lennon Liverpool pada Kamis (8/4/2022) lalu.

Tak sendirian, ia terbang bersama dengan saudara laki-laki dan dua pengasuhnya.

Baca juga: Bandara Ini Pekerjakan Kelinci Raksasa untuk Tenangkan Penumpang Sebelum Terbang

Perjalanan ini awalnya sangat berkesan, sebab Noah membeli tiket pesawat menggunakan uang tabungan dari ulang tahunnya yang ke-18.

Namun, Noah mengklaim bahwa perjalanan impiannya "diambil dengan cara yang memalukan" ketika staf mengatakan kursi roda listriknya tidak muat setelah naik ke pesawat.

Ilustrasi pesawat Ryanair (Flickr/ph_micchei)

Noah, yang menderita distrofi otot Duchenne, sebenarnya telah memberikan ukuran kursi rodanya kepada maskapai sebelum perjalanan tersebut, ungkap Vicki yang merupakan ibu Noah.

Ryanair mengatakan ada kesalahan dimensi yang telah disediakan, dan kursi roda melebihi dimensi maksimum untuk dimuat dengan aman ke pesawat.

Baca juga: Viral Momen Menegangkan Balon Udara Berisi Penumpang Terdorong Angin Kencang dan Terseret di Tanah

Akan tetapi, Vicki mengatakan bahwa pihak maskapai tidak memberi tahu mereka jika ada kesalahan dengan pengukuran yang diberikan.

"Dia selalu ingin pergi ke Roma, dia mencintai sejarah. Itu adalah ulang tahunnya yang ke-18. Dia punya semua uang ini untuk ulang tahunnya, dia melakukan perjalanan kecil yang dia rencanakan selama bertahun-tahun terjebak dalam penguncian dan dia akhirnya akan pergi," kata Vicki.

"Banyak teman-temannya pergi berlibur saat mereka berusia 18 tahun dan Noah tidak bisa melakukan itu. Ini adalah perjalanan kecilnya yang dia nantikan dan sekarang telah diambil dengan cara yang memalukan," tambahnya.

Baca juga: Curhat Penumpang yang Penerbangannya Dibatalkan Maskapai: Pesawat Tetap Terbang Tanpa Saya

Vicki mengatakan Noah telah memperoleh surat dari dokter umum dan rumah sakitnya sebelum bepergian.

Ia juga telah mempersiapkan seluruh peralatan medis yang dibutuhkan, termasuk dua ventilator, mesin pengisap, dan pompa makanan.

Baca juga: Penumpang Pergoki Pilot Ambil Foto Bagian Belakang Pramugari, Videonya Viral di Medsos

Noah juga telah melengkapi formulir yang dikirimkan kepadanya oleh Ryanair untuk membebaskan biaya membawa peralatan medis tersebut bersamanya.

Vicki mengatakan Noah pertama kali menemui masalah ketika tiba di meja check-in Ryanair pada hari Kamis, di mana staf memintanya untuk membayar lebih dari Rp 1,3 juta untuk membawa persediaan medisnya ke pesawat.

Halaman
12