"Berang-berang dalam video Mr Ang memiliki bayi. Ini akan membuat berang-berang dewasa lebih berhati-hati dan protektif terhadap lingkungan mereka," tambahnya.
"Orang yang mengikuti berang-berang mungkin telah memicu keluarga untuk berpikir bahwa dia adalah ancaman potensial, yang kemungkinan menjadi alasan mengapa berang-berang berubah menjadi defensif," imbuhnya.
Mr Ang mengatakan bahwa dia berharap apa yang terjadi padanya menjadi pengingat bagi publik.
"Semua orang harus ingat untuk menjaga jarak aman dari hewan liar dan mengagumi mereka dari jauh," kata Mr Ang.
Dia menambahkan, "Saya harap tidak ada yang terjadi pada berang-berang karena itu benar-benar bukan kesalahan mereka. Saya menyalahkan diri saya sendiri, saya seharusnya tidak terlalu dekat."
Pada Mei tahun lalu, seorang pria berusia 77 tahun digigit berang-berang di kakinya di dekat Jalan Upper Boon Keng, dekat Sungai Kallang.
Baru-baru ini, seorang pria yang berjalan-jalan pagi di Singapore Botanic Gardens pada 30 November tahun lalu mengalami lebih dari 20 luka setelah digigit berang-berang.
Mr Graham George Spencer telah melihat sekira 20 berang-berang melintasi jalan remang-remang di depannya ketika seorang pria lain berlari ke arah mereka.
Berang-berang mencoba menggigit pelari tersebut, tetapi malah menyerang Tuan Spencer.
Tonton juga:
Baca juga: David Beckham Beli Superyacht Rp 94 M, Dipakai Buat Liburan Mewah Bareng Sahabat
Baca juga: Diduga Punya Vladimir Putin, Penampakan Rumah Super Mewah Rp 18 T Terekam Google Maps
(TribunTravel.com/Ratna)
Baca selengkapnya seputar viral di medsos, di sini.
Baca tanpa iklan