Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Girang Lihat Kawanan Berang-berang, Pria Tua Diserang saat Rekam Video dari Jarak Dekat

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi- Berang-berang.

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pria harus dilarikan ke rumah sakit setelah digigit berang-berang.

Pria berusia 52 tahun tersebut awalnya girang melihat sekawanan berang-berang di Kallang Riverside Park, Singapura pada Senin (4/4/2022).

Saat itu ia melihat sekira 30 ekor berang-berang dan mulai mengikutinya untuk merekam video dari jarak dekat.

Baca juga: Curhat Penumpang yang Penerbangannya Dibatalkan Maskapai: Pesawat Tetap Terbang Tanpa Saya

Namun nahas, saat tengah merekam berang-berang dari jarak 2 meter, seekor berang-berang dewasa menggigit betis pria tersebut, dilansir dari Stomp Straits Times, Rabu (6/4/2022).

"Saya sedikit terkejut ketika berang-berang itu menoleh ke arah saya, insting saya adalah untuk tetap diam dan berharap tidak akan terjadi apa-apa. Saya tidak berpikir dia akan menggigit saya," ujarnya.

Meski kakinya berdarah, Ang, yang tinggal di daerah itu, tidak menganggap cederanya cukup serius untuk memanggil ambulans.

Ilustrasi pria menggunakan celana pendek. (Unsplash/Artem Beliaikin)

Pria tersebut mengatakan bahwa dia melihat berang-berang saat berlari seminggu sekali.

Tetapi biasanya hanya dalam kelompok yang terdiri dari lima atau enam berang-berang.

Ia pun mencuci lukanya di toilet terdekat dan kemudian naik bus untuk pergi ke Rumah Sakit Raffles di Bugis, di mana dia mendapat sinar-X dan suntikan tetanus.

Dokter juga memberinya cuti medis selama lima hari, meskipun ia mengatakan dirinya merasa baik-baik saja.

"Ketika saya memberi tahu keluarga saya apa yang terjadi, mereka mengatakan itu membantu saya," katanya sambil tertawa.

"Saya telah menyarankan mereka untuk tidak dekat dengan hewan liar di masa lalu, tetapi dalam kegembiraan saya, saya lupa untuk mengindahkan nasihat saya sendiri," katanya, menambahkan bahwa insiden itu tidak akan menghalangi dia dari jogging harian di sana.

Mr Kalai Vanan Balakrishnan, co-chief executive of Animal Concerns Research and Education Society (Acres), mengatakan bahwa meskipun berang-berang menggemaskan, mereka tetaplah hewan liar.

Baca juga: Pria Cari Cacing untuk Mancing Ikan, Justru Diserang 3 Buaya di Kolam Pemancingan

Baca juga: Ban yang Pernah Melingkar di Leher Buaya Selama 6 Tahun Akan Dimuseumkan

"Meskipun sangat menyenangkan bisa melihat hewan liar di lanskap perkotaan kita, kita perlu tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana berada di sekitar mereka," ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat harus selalu memberi ruang bagi satwa liar.

Halaman
12