TRIBUNTRAVEL.COM - Lemang mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat Jawa.
Namun di Sumatera, lemang menjadi salah satu makanan yang paling diburu selama bulan Ramadhan.
Umumnya, masyarakat di sana menyantap lemang sebagai menu favorit untuk berbuka puasa.
Lemang merupakan makanan tradisional khas Sumatera Barat.
Baca juga: Sate Susu Khas Bali, Takjil Favorit Masyarakat Denpasar yang Cuma Ada saat Bulan Ramadhan
Bahan utama untuk membuat hidangan ini ialah beras ketan.
Cara pembuatannya juga terbilang sangat unik.
Awalnya, beras ketan dicuci terlebih dahulu hingga bersih lalu diberi tambahan air santan dan sedikit garam.
Adonan lemang tersebut kemudian dimasukkan ke dalam bambu muda yang telah dilapisi daun pisang.
Setelah itu, lemang dibakar hingga matang.
Baca juga: Mengenal Ipau, Kudapan Khas Banjarmasin yang Jadi Incaran Selama Bulan Ramadhan
Proses pembakaran lemang sendiri membutuhkan waktu sekira 2-4 jam untuk mendapatkan hasil yang wangi dan lembut.
Jika sudah matang, lemang siap disajikan dan disantap.
Biasanya, masyarakat Sumatera Barat menjadikan lemang sebagai hidangan pembuka saat bulan Ramadhan.
Jadi sebelum menyantap hidangan utama, mereka menikmati lemang terlebih dahulu.
Untuk menambah kenikmatan, lemang juga dapat dimakan bersama dengan tapai.
Tapai adalah kudapan berbahan dasar beras ketan hitam yang difermentasi dan ditambahkan sedikit gula.
Baca juga: Icip Kelezatan Bubur Kampiun, Kuliner Khas Bukittinggi yang Nikmat untuk Menu Buka Puasa
Baca tanpa iklan