Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Dulu Mewah, Hotel Favorit RA Kartini di Semarang Ini Sekarang jadi Sasaran YouTuber Konten Horror

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hotel Inn Dibya Puri di Semarang

Ia menyebut, kondisi hotel memang memprihatinkan tapi kondisi bangunan hotel tetap dipertahankan. 

Lantaran kondisi seperti itu, kerap disalah artikan oleh beberapa pihak seperti youtuber mistis yang hendak syuting di tempat itu. 

Bahkan, beberapa acara televisi berisi konten horor juga sempat hendak syuting. 

Namun permintaan syuting konten horor di hotel ini tidak diperbolehkan.

Alasannya, hotel ini merupakan bangunan tua dan dikhawatirkan bisa terjadi suatu hal tak diinginkan. 

"Permintaan syuting kami tolak. Tempat ini dijaga 24 jam oleh saya dan seorang teman. Kalau mau ambil syuting sini izinnya ke Hotel Indonesia di Jakarta," terangnya. 

Sementara Penjaga Hotel Dibya lainnya, Mingan (64) mengatakan, dahulu di dalam hotel terdapat fasilitas restoran, bar yang menyediakan minuman ringan, semuanya berada di lantai satu hotel.

Sedangkan untuk kamar hotel yang paling luas, berukuran 5 x 10 meter. 

"Kamar paling luas ada sekitar 4 kamar, dan kamar lainnya ukuran standar,” ucapnya. 

Hotel yang pernah menjadi saksi sejarah pertempuran Lima Hari di Semarang  kini mangkrak.

Hotel Inn Dibya Puri sebenarnya sudah menjadi cagar budaya dan perlu dikonservasi sesuai dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009.

Hotel dengan memiliki luas sekira 1,3 hektare itu di dalamnya ada 49 kamar, 2 kamar family, 6 kamar puri suite, 17 kamar moderate, 9 kamar standart, 5 kamar ekonomi AC, dan 10 kamar ekonomi non AC.

Selain tokoh-tokoh yang berasal dari bumi putera, Hotel Dibya konon juga biasa digunakan oleh para bangsawan Belanda sebagai tempat singgah. 

Baca juga: Dengar Suara Gamelan di Pasar Setan, Porter Gunung Lawu Ceritakan Kejadian Mistis saat Mendaki

Baca juga: Tahu Pong Karangsaru Semarang, Favorit Orang Terkaya Indonesia dan Pernah Disambangi Jokowi

Baca juga: 5 Nasi Kebuli Enak di Semarang Buat Sarapan, dari Nasi Kebuli Ibu Aminah hingga Nasi Kebuli Filistin