Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Viral Kepulan Asap Tebal Membumbung dari Atas Bukit, Diduga Lokasi Jatuhnya China Eastern Airlines

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral video kepulan asap putih tebal di atas bukit, diduga lokasi jatuhnya China Eastern Airlines

Data penerbangan yang terekam Flightradar24 menunjukkan pesawat tiba-tiba kehilangan ketinggian sekitar pukul 14.22 waktu setempat (6.22 GMT), kira-kira 40 menit sebelum mendarat di Guangzhou.

Pesawat tersebut berangkat dari Kunming sekitar pukul 13:15 waktu setempat dan telah mengudara selama lebih dari satu jam pada saat kejadian.

Sementara menurut laporan Reuter, data terakhir mencatat pesawat itu terbang pada ketinggian 3.225 kaki dengan kecepatan 376 knot.

Pesawat Boeing 737-800 bukan model yang sama dengan 737 MAX, yang dilarang terbang di seluruh dunia sejak yang mengalami kegagalan berulang dan mengakibatkan dua kecelakaan fatal dalam waktu enam bulan.

Penerbangan Lion Air 610 dan Ethiopian Airlines 302, yang terjadi masing-masing pada November 2018 dan Maret 2019, menewaskan total 346 orang.

Dua kecelakaan ini membuat Boeing terpaksa membayar denda dan kompensasi 2,5 miliar USD.

Kecelakaan pesawat di China sangat jarang terjadi, sehingga negara negara ini memiliki rekor keselamatan penerbangan terbaik di dunia.

China tidak mengalami kecelakaan pesawat penumpang yang fatal selama lebih dari satu dekade.

Kecelakaan pesawat terakhir di China terjadi pada 2010 ketika sebuah jet regional yang diterbangkan oleh Henan Airlines jatuh dalam jarak pandang rendah saat mendekati bandara Yichun, di provinsi Heilongjiang utara.

Kecelakaan ini menewaskan 44 dari 96 orang di dalam pesawat. (TribunTravel.com/Tys)

Baca juga: Trik Viral Ini Bantu Deteksi Hiu di Laut, Caranya Gampang Banget

Baca juga: Pesawat Boeing 737-800 China Eastern Airlines Berisi 132 Orang Jatuh di Pegunungan