TRIBUNTRAVEL.COM - Maskapai berbendera Kazakhstan, Air Astana, telah menangguhkan semua penerbangan ke dan dari Rusia.
Sementara penerbangan yang biasanya terbang melewati langit Rusia juga telah dialihkan.
Laporan menunjukkan bahwa pesawat tidak lagi diasuransikan untuk terbang di wilayah udara karena banyak negara menjatuhkan sanksi pada Rusia.
Dilansir TribunTravel dari Simple Flying, larangan wilayah udara telah membuat semakin banyak maskapai yang tidak dapat terbang di Rusia, sementara maskapai Rusia terpaksa mengambil rute yang agak memutar ke tujuan mereka.
Karena wilayah udara Kazakhstan tetap terbuka untuk pesawat Rusia, Air Astana tidak dilarang terbang di atas Rusia.
Namun perusahaan asuransi pesawat telah memaksa Air Astana untuk tidak terbang di langit Rusia.
Baca juga: Daftar 14 Maskapai Dunia yang Terdampak Invasi Rusia dan Ukraina, Apakah ada dari Indonesia?
Akibatnya Air Astana mengambil dua tindakan sekaligus.
Pertama, salah satu penerbangan maskapai yang menuju Rusia telah dibatalkan.
Mengingat bahwa mereka berakhir di area di mana maskapai tidak dapat terbang, tidak mungkin untuk mengubah rute mereka.
Menurut data dari Cirium, hal ini memengaruhi penerbangan ke Moskow, Novosibirsk, Omsk, Sochi, St Petersburg, dan Yekaterinburg.
Baca juga: Dituduh Ambil Untung dari Invasi Rusia, Presiden Serbia Ingin Jadwal Penerbangan ke Moskow Dihapus
Tindakan kedua dilakukan pada penerbangan yang biasanya melewati wilayah udara Rusia.
Karena lokasi geografisnya, penerbangan Air Astana ke Eropa semuanya melewati Rusia saat mengambil rute terpendek.
Alih-alih membatalkan penerbangan, maskapai ini mengalihkan layanan ke selatan Rusia.
Akibatnya, pesawat membutuhkan lebih banyak bahan bakar dan biaya yang lebih tinggi.
Menghindari Rusia
Baca tanpa iklan