Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Khawatir Disita, Maskapai Rusia Mulai Hentikan Layanan Penerbangan Internasional

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pesawat.

Penumpang penerbangan yang dibatalkan tidak perlu segera menghubungi maskapai untuk pengembalian dana, karena hal ini dapat dilakukan kapan saja sebelum akhir tahun 2022 atau tiket dapat dipesan ulang pada rute lain secara gratis, kata pihak maskapai.

Baca juga: Amerika Serikat Menutup Wilayah Udara untuk Maskapai Penerbangan Rusia

"Penumpang penerbangan internasional yang saat ini berada di luar negeri dan memegang tiket pulang pergi dengan segmen penerbangan dari Rusia yang sudah digunakan dapat menghubungi maskapai tersebut untuk memesan ulang segmen pulang pergi ke Rusia sebelum penundaan penerbangan," ungkap maskapai.

Dikatakan bahwa untuk setiap penumpang yang masih berada di luar negeri pada saat penangguhan, maskapai akan "melakukan upaya maksimal untuk mengatur kepulangan mereka" ke Rusia.

Nordwind, Pegas Fly, dan Azur Air Membatalkan Penerbangan

Maskapai penerbangan yang lebih kecil dan charter juga mengumumkan penangguhan layanan mereka.

Baca juga: Aktivitas Militer Meningkat, Sejumlah Maskapai Hentikan Layanan Penerbangan ke Ukraina

Nordwind dan Pegas Fly, yang beroperasi dalam aliansi yang sama, menangguhkan semua penerbangan internasional mulai Senin.

Keputusan ini telah dibuat "sehubungan dengan munculnya keadaan tambahan yang menghambat kinerja penerbangan", menurut sebuah pernyataan di situs web Nordwind.

Penumpang dengan tiket sekali jalan dapat terus terbang hingga saat penangguhan, dan yang setelahnya dapat mengajukan pengembalian dana penuh atau menjadwal ulang penerbangan untuk penerbangan lain yang masih beroperasi, kata maskapai tersebut.

Azur Air mengumumkan penangguhan penerbangan internasional mulai Selasa, dengan mereka yang memegang tiket pulang-pergi tidak diizinkan melakukan perjalanan mulai tengah malam pada hari Minggu.

Maskapai charter akan terus mengoperasikan penerbangan untuk penduduk Rusia yang tengah berada di Mesir, Turki, Meksiko, Republik Dominika, Kuba, Vietnam dan Maladewa, menurut laporan lokal.

Baca juga: Situasi Memanas, Wilayah Udara Ukraina Ditutup Bagi Penerbangan Sipil

Baca juga: Pelacak Jet Pribadi Elon Musk Buat Akun Baru, Vladimir Putin dan Oligarki Rusia Jadi Sasaran

(TribunTravel.com/Mym)

Baca selengkapnya soal penerbangan di sini.