Rosaviatsia juga merekomendasikan warga Rusia yang ingin pulang dari negara asing mengatur penerbangan transit melalui negara-negara yang belum memberikan sanksi.
Adapun negara yang dimaksudkan adalah sebagai berikut:
- Uni Emirat Arab
- Turki
- Serbia
- Azerbaijan
- Armenia
- Kazakhstan
- Qatar
Baca juga: Penumpang yang Diduga Mabuk Serang Pramugari, Penerbangan Terpaksa Dialihkan
Baca juga: Jetstar Turunkan Harga Tiket Pesawat untuk Penerbangan ke Bali Mulai Rp 1 Jutaan
Selain Aeroflot, maskapai Rusia lain yaitu S7 juga mengumumkan penangguhan penerbangan internasional karena sanki yang dijatuhkan pada Rusia atas invasi ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Menyusul S7, maskapai Pobeda turut menghentikan penerbangan internasional mulai 8 Maret mendatang.
Imbas invasi ke Ukraina, kini sektor penerbangan terkena dampak ekonomi yang terlihat jelas.
Bahkan Aeroflot sudah dilarang terbang memasuki wilayah udara seluruh Uni Eropa, Kanada, dan Inggris.
Negara-negara itu memaksa Rusia untuk menangguhkan penerbangannya ke tujuan tersebut.
Rusia pun ikut melarang maskapai penerbangan dari negara-negara itu memasuki wilayah udara di negaranya.
Sebagian artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Rusia Mulai Terisolasi, Maskapai Penerbangan Hanya Boleh Melayani ke Negara Sekutu Satu Ini
Baca juga: Thai Lion Air Buka Penerbangan Perdana ke Bangkok, Cek Jadwal dan Harga Tiketnya
Baca juga: Rusia Larang Penerbangan dari 36 Negara Memasuki Wilayahnya, Apa Indonesia Termasuk?
Baca tanpa iklan