Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Bantu Warga Sipil, Penduduk Dubai Ramai-ramai Pesan Penginapan di Ukraina Tanpa Ditinggali

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi warga sipil di Kyiv, Ukraina.

TRIBUNTRAVEL.COM - Warga Dubai, Uni Emirat Arab telah berbondong-bondong memesan penginapan di Ukraina.

Bukan untuk berlibur, pemesanan dilakukan dengan tujuan membantu dan mendukung warga sipil saat krisis kemanusiaan di negara tersebut terus berlanjut.

"Orang-orang memesan Airbnb di Ukraina namun tidak untuk mereka tempati, hanya untuk membantu tuan rumah," tulis kepala eksekutif Airbnb Brian Chesky di Twitter.

"Dalam 48 jam, 61.406 malam telah dipesan di Ukraina. Itu senilai 1,9 juta USD untuk tuan rumah yang membutuhkan. Ide yang keren dari komunitas kami. Terima kasih," tambahnya.

Baca juga: Ini Alasan Nama Ibukota Ukraina Sekarang Disebut Kyiv, Bukan Kiev

Melansir laman The National, Minggu (6/3/2022), sebuah pesan telah beredar di Instagram.

Pesan tersebut berbagi kisah tentang seorang wanita yang memesan kamar di Kyiv, Ukraina sebagai cara untuk mengirim bantuan dana ke pemilik properti.

Kepala eksekutif Airbnb Brian Chesky mengungkapkan 61.406 malam telah dipesan di Ukraina dalam kurun waktu 48 jam. (Twitter/ @bchesky)

Dibagikan melalui Instagram story, pesan yang beredar berbunyi:

"Seorang wanita di Facebook memiliki ide bagus dan saya melanjutkan dan melakukan hal yang sama

Dia mengakses Airbnb dan memesan beberapa malam di sebuah apartemen pribadi di Kyiv, dan kemudian mengirim pesan yang mengatakan bahwa dia jelas tidak akan datang, tetapi dia berharap uang itu dapat membantu.

Baca juga: Pesawat Terbesar di Dunia Milik Ukraina, Antonov-225 Hancur Akibat Serangan Rusia

"Saya melihat-lihat ada banyak apartemen dan hanya memilih satu yang dijalankan oleh seorang wanita dan itu jelas rumahnya. Banyak ulasan bagus tentang dia, itu adalah satu ruangan sederhana di rumah.

Bagi siapa pun yang berpikir untuk melakukannya, anda tidak pernah tahu, itu mungkin hanya membantu seseorang secara langsung. Apa yang saya sumbangkan akan saya habiskan untuk kopi minggu ini. Betapa beruntungnya kita memiliki kebebasan kita."

Warga Dubai bernama Sarah Fulton dan Alex McAlpine juga turut mengikuti pesan tersebut.

McAlpine telah memesan kamar di Kyiv pada bulan April selama satu minggu, dengan biaya Rp 1,4 juta.

Baca juga: 10 Fakta Unik Kiev, Ibu Kota Ukraina yang Diserang Rusia

Tanggapan tuan rumah, yang bernama Nataliya, datang dengan, "Terima kasih banyak! Itu sangat berarti sekarang!"

McAlpine, yang menggunakan akun @plantbasedmamadxb di Instagram, menjelaskan alasannya kepada The National.

Halaman
12