TRIBUNTRAVEL.COM - Bepergian naik pesawat bisa menjadi tugas yang sulit, terutama jika melibatkan anak-anak.
Namun, ada banyak contoh awak kabin yang menangani situasi sulit tersebut seperti profesional.
Dan video ini adalah contoh sempurna dari situasi itu.
Dalam video mengharukan yang telah menjadi viral di media sosial, seorang pramugari terlihat menenangkan balita yang menangis di dalam pesawat.
Baca juga: Penumpang Diminta Mengaktifkan Mode Pesawat Selama Penerbangan, Pramugari Ungkap Alasannya
Baca juga: Pilot Ungkap yang Sebenarnya Terjadi di Dalam Kokpit, Lebih Sibuk dari Pramugari di Kabin?
Insiden itu terjadi dalam penerbangan dari Brasilia ke Cuiaba di Brasil.
Video yang sekarang viral itu diposting di Instagram oleh Good News Movement.
Dalam video, pramugari terlihat menenangkan seorang anak yang sedang menangis.
Dia menggendok dan berusaha menenangkan balita tersebut sambil berdiri di lorong.
Dilansir dari laman india today, pramugari itu terus melakukannya sampai balita itu tertidur.
Baca juga: Pramugari Ungkap Makanan Terburuk untuk Dibawa ke Pesawat, Bikin Awak Kabin Muntah dengan Aromanya
Baca juga: Pramugari Bisa Buka Pintu Toilet Pesawat dari Luar Meski Dikunci dari Dalam, Bagaimana Caranya?
Menurut keterangan posting, dia bahkan memberi stiker dan cangkir untuk dimainkan anak itu.
Tapi, si balita baru berhenti menangis hanya setelah pramugari menggendongnya.
“Pramugari membantu menenangkan anak yang menangis. Pramugari datang dan membawakan kami beberapa stiker untuk dia mainkan tetapi si kecil terus menangis. Dia kemudian membawa beberapa cangkir kecil untuk membuatnya sibuk tetapi itu tidak menghentikan tangisannya. Jadi yang mengejutkan kami, dia memeluknya dan tinggal bersamanya untuk sementara waktu sampai dia tertidur ... Dia menunjukkan kepada kami cinta, kasih sayang, dan empati!" tulis keterangan postingan tersebut.
Setelah dibagikan secara online, video tersebut telah ditonton lebih dari 1,6 juta kali.
Warganet memuji sikap penuh kasih sayang dari pramugari dan menyebutnya luar biasa.
Pasangan Ini Mengklaim Ryanair Kirim Mereka ke Negara yang Salah, Bukan Kopenhagen Malah ke Paris
Baca tanpa iklan