Penumpang juga dapat memilih kursi dekat lorong yang memberikan ruang gerak lebih banyak.
"Jika Anda adalah orang yang cemas atau gugup, saya akan merekomendasikan kursi lorong, dengan begitu Anda tidak akan ada yang menghalangi Anda dan ketika tanda sabuk pengaman dilepas, berjalan-jalan, sedikit latihan pernapasan, semoga bisa menenangkanmu," lanjutnya.
"Cobalah dan dapatkan gambar kabin tempat Anda akan terbang juga, jadi ketika Anda masuk ke dalamnya, ini bukan pertama kalinya Anda melihatnya dan itu akan membuat Anda merasa sedikit lebih baik," imbuh Murray.
Dan yang paling penting adalah jangan menonton video kecelakaan pesawat.
Murray menyarankan para penumpang yang gugup untuk tidak menonton video kecelakaan pesawat sebelum mengejar penerbangan.
Dia memperingatkan tidak akan ada gunanya bagi penumpang untuk melihat video pesawat jatuh tepat sebelum melakukan perjalanan udara.
"Batasi video investigasi kecelakaan udara atau video atau film apa pun dengan kecelakaan pesawat, ini tidak akan membantu Anda," ungkapnya.
Murray menindaklanjutinya dengan beberapa statistik kecelakaan pesawat untuk mencoba menenangkan para penumpang yang gugup.
Dia berkata, "Anda lebih mungkin tertabrak mobil atau mati dalam kecelakaan mobil daripada terbang. Ini satu dari 17.000 Anda kemungkinan memiliki kematian di dalam mobil dan itu satu dari 287m menerbangkan pesawat."
"Petir adalah satu dalam 90 meter, jadi kemungkinannya cukup jarang terjadi," sambungnya.
Ia juga menyarankan para penumpang untuk tidak minum alkohol terlalu banyak.
"Ketika Anda naik pesawat, Anda dapat minum beberapa minuman beralkohol. Coba dan batasi ini, jangan terlalu banyak, karena di ketinggian minuman beralkohol akan lebih memengaruhi Anda," kata Murray.
Baca juga: Viral di Medsos, Seorang Ibu Lempar Balitanya ke Kandang Beruang di Kebun Binatang
Baca juga: Viral di Medsos, Parodi Video Klip NOAH Yang Terdalam Bawa Es Teh Plastik Jumbo
(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)
Baca selengkapnya seputar viral di medsos, di sini.
Baca tanpa iklan