TRIBUNTRAVEL.COM - Sebuah penerbangan Garuda Indonesia dari Tokyo mendarat di Bali pada hari Kamis (3/2/2022) kemarin.
Pendaratan tersebut menandai penerbangan internasional pertama ke Bali dalam hampir 2 tahun terakhir.
Melansir laman Simple Flying, Jumat (4/2/2022), pesawat Airbus A330 Garuda Indonesia mendarat di Bandara Ngurah Rai (DPS) Bali setelah terbang dari Bandara Narita Tokyo (NRT).
Namun, kembalinya layanan penerbangan internasional ke Bali dimulai dengan sangat sederhana.
Baca juga: Garuda Indonesia Resmi Buka Kembali Penerbangan Internasional Rute Narita-Denpasar
Pasalnya, hanya ada delapan penumpang yang ikut di dalamnya.
Dari jumlah tersebut, enam di antaranya adalah agen perjalanan Jepang yang bepergian dengan visa bisnis.
Pada 2019, lebih dari enam juta orang asing masuk ke Bali.
Uang yang dihabiskan para pelancong dan pekerjaan yang mereka hasilkan menyumbang 54 persen dari perekonomian Bali.
Sejak maskapai berhenti terbang dan turis berkurang, penduduk setempat mendapati diri mereka tidak memiliki pekerjaan dan bisnis berjuang untuk menemukan pelanggan.
Baca juga: Kabar Gembira, Maroko Kembali Buka Penerbangan Internasional Mulai 7 Februari Mendatang
Sementara Bali dibuka kembali untuk turis dari beberapa negara pada bulan Oktober 2021 lalu, aturan wajib karantina hotel membuat turis dan maskapai menjauh.
Pulau ini dibuka untuk pelancong dari semua negara yang telah divaksinasi penuh pada hari Jumat, 4 Februari 2022 lalu.
Namun, masa karantina hotel hingga tujuh hari masih berlaku.
Berbeda dengan pembukaan kembali pada Oktober 2021 lalu yang sepi, kali ini ada beberapa maskapai yang sedang bersiap-siap untuk mengoperasikan beberapa penerbangan internasional ke Bandara Ngurah Rai.
Garuda Indonesia berencana untuk menjalankan penerbangan mingguan dari Narita, dengan kedatangan pada Kamis menjadi yang pertama.
Kemudian, ada Batik Air yang juga berencana untuk melayani rute Bali-Singapura dalam waktu dekat, meskipun maskapai itu belum mengonfirmasi tanggal dimulainya kembali.
Sementara itu, Singapore Airlines akan melanjutkan penerbangan harian pada pertengahan Februari 2022 mendatang.
Mulai 16 Februari, Singapore Airlines Boeing 787-10 akan mulai melayani penerbangan rute Singapura-Bali setiap hari.
Baca juga: Singapore Airlines Akan Buka Penerbangan ke Bali 16 Februari, Tiket Pesawat Sudah Bisa Dipesan
"Dimulainya kembali penerbangan harian ke Bali merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Singapore Airlines untuk menumbuhkan industri pariwisata Indonesia, ” kata Alvin Seah, General Manager Indonesia dari Singapore Airlines .
Hingga penutupan perbatasan tahun 2020, orang Australia adalah penyumbang wisatawan terbesar di Bali.
Lebih dari 1,2 juta orang Australia memenuhi pulau itu pada tahun 2019.
Maskapai Jetstar Australia berencana untuk melanjutkan penerbangan ke Bali dari Sydney dan Melbourne pada 1 Maret 2022 mendatang.
Baca juga: Wings Air Segera Layani Penerbangan Semarang-Pontianak, Tarifnya Mulai 794 Ribuan
Akan tetapi, ada indikasi bahwa maskapai tersebut akan memajukan jadwal pembukaan kembali penerbangan pertamanya ke Bali.
Sementara maskapai Qantas, memiliki jadwal penerbangan ke Bali mulai akhir Maret 2022.
Seperti diketahui, warga Australia bebas bepergian ke dan dari Bali tergantung ketersediaan penerbangan.
Penyumbang wisatawan terbesar kedua di Bali adalah China, namun China belum bisa kembali terbang bebas ke Bali.
Pukul hari Kamis pukul 16.30, Garuda Indonesia GA881 mendarat di Bali setelah hampir delapan jam mengudara.
Pesawat yang dioperasikan, PK-GPW, adalah Airbus A330-300 yang dapat menampung hingga 251 penumpang.
Australian Broadcasting Corporation telah mengonfirmasi enam dari delapan penumpang adalah agen perjalanan yang dibayar untuk perjalanan sosialisasi, alias junkets.
Tercatat hanya ada dua penumpang yang merupakan penumpang reguler.
Baca juga: Fakta Unik Penerbangan: Pesawat Punya Klakson, Apa Fungsinya Seperti Milik Kendaraan Lain?
Baca juga: Maskapai Penerbangan Inggris Bantu Penumpangnya Temukan Jodoh di London
(TribunTravel.com/Mym)
Baca selengkapnya soal penerbangan di sini.
Baca tanpa iklan