Lamberski berkata, prosesnya tergolong cepat.
Baginya, ini adalah kali pertama dia begitu berniat menggunakan vaksin yang baru tahap pengembangan.
Vaksinasi itu terjadi setelah pada Januari, kebun binatang di California itu menyadari mereka mendapati kasus virus corona.
Delapan primata mengalami batuk-batuk, dan diyakini tetular corona dari salah satu staf yang tak bergejala.
Pemimpin kawanan gorilla punggung perak, bernama Winston, mengalami pneumonia serta serangan jantung.
Namun setelah mendapatkan perawatan obat eksperimen, kondisi gorilla berusia 49 tahun itu berangsur pulih
(TribunTravel/Zed)
Baca selengkapnya soal San Diego di sini.
Baca tanpa iklan