Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Viral di Medsos, Seorang Ibu Lempar Balitanya ke Kandang Beruang di Kebun Binatang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi induk dan anak beruang cokelat

Sebuah video menjadi viral di media sosial.

Video tersebut merekam momen mengerikan beruang menyerang pemain sirkus yang sedang hamil saat pertunjukan.

Dalam video terlihat beruang coklat menyerang wanita yang mengenakan gaun biru cerah.

Segera setelah beruang itu menyerang, dua pria yang ada di dalam pertunjukan bergegas membebaskan si wanita dari cengkraman.

Baca juga: Kota di Kanada Ini Punya Penjara yang Kurung Beruang Kutub Selama 30 Hari

Ilustrasi induk dan anak beruang cokelat (Pixabay/272447)

Baca juga: Viral Video Beruang Hitam Jalan-jalan di Lorong Supermarket hingga Buat Pengunjung Ketakutan

Pemain sirkus yang diserang itu segera dilarikan ke rumah sakit setelah insiden mengerikan di Oryol, yang berjarak 225 mil selatan Moskow, Rusia.

Dikatakan jika beruang tersebut menyerang karena cemburu pada bayi dalam kandungan si pemain sirkus.

Dilansir dari dailymail, beruang coklat menerjang wanita itu selama aksi sirkus dengan dua pelatih dan beruang lain di Oryol, Rusia barat .

Beruntung wanita itu selamat dengan hanya luka dan memar dan mengatakan anaknya yang belum lahir tidak terluka.

Pelatih itu berkata: 'Mungkin itu kecemburuan sampai batas tertentu, karena saya hamil.

"Saya benar-benar memiliki dua goresan dan sedikit memar di kaki saya.

'Saya akan, tentu saja, menangani insiden ini dengan rekan-rekan yang lebih berpengalaman.

'Saat ini beruang itu bersikap padaku dengan cara yang sama seperti biasanya, dengan penuh kasih sayang seolah-olah tidak ada yang terjadi.'

Meskipun pelatih dan beruang 'berpelukan dan berbaikan' setelah serangan, orang-orang di kota mengatakan beruang itu gelisah dan terganggu saat menunggu di kandang sebelum pertunjukan.

Irina Novozhilova, kepala kelompok hak asasi hewan Rusia Vita, mengatakan semua sirkus dengan hewan hidup 'selalu kejam di luar batas'.

"Tidak ada kondisi sirkus yang manusiawi karena satu alasan sederhana," katanya.

'Pelatihan berjalan seiring dengan kekejaman.

"Dan sirkus dengan hewan harus dilarang."

Komite Investigasi Rusia telah membuka penyelidikan atas serangan itu.

Seorang juru bicara mengatakan: "Penyelidikan sedang melakukan serangkaian tindakan untuk menetapkan semua keadaan insiden itu, mewawancarai karyawan sirkus, dan saksi."

Ambar Purwaningrum/TribunTravel