Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

China dan Rusia Bersiap Bangun Stasiun Berawak di Bulan pada 2035, Seperti Apa?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi permukaan bulan

Dari projek tersebut rencananya NASA akan mendaratkan pria dan wanita (untuk pertama kalinya) di Kutub Selatan bulan pada 2025 mendatang.

Ini adalah orbit bulan yang terbuka dan kembali menggunakan Space Launch System (SLS) yang baru.

Baca juga: Pertama Kalinya, Astronot NASA Berhasil Panen Cabai di Stasiun Luar Angkasa

Baca juga: Pertama Kali Dalam Sejarah, Pesawat Luar Angkasa Sentuh Matahari

Kemudian setelah itu, Artemis II akan kembali terbang pada Mei 2024 dengan terbang lintas bulan 4 orang.

Lalu disusul Artemis III yang renananya akan diterbangkan pada 2025 dan diharapkan menjadi orbit bulan 4 orang dan pendaratan bulan 2 orang.

Jika projek ini berhasil, Artemis berharap untuk memperkenalkan modul habitat utama dari Lunar Gateway pada 2026

Lunar Gateway sendiri merupakan misi bersama antara NASA dan badan antariksa Eropa, Jepang, serta Kanada.

Nantinya Lunar Gateway akan menjadi sebuah stasiun ruang angkasa kecil yang hadir di orbit bulan.

Baca juga: Benda Kubus Mirip Rumah Misterius di Bulan Akan Diselidiki Penjelajah Luar Angkasa China

Baca juga: Perusahaan Balon Udara Ini Tawarkan Wisata ke Luar Angkasa, Tiketnya Seharga Rp 712 Juta

Adapun misi lanjutan pada 2027 rencananya akan ada penambahan modul pengisian bahan bakar ke gateway.

Misi besar ini diharapkan dapat menjadi stasiun ruang angkasa pertama di luar orbit rendah Bumi dan yang pertama mengorbit Bulan.

Para ilmuwan juga berharap besar kalau Lunar Gateway dapat mengungkapkan lebih banyak tentang biologi manusia di luar angkasa.

Tak hanya itu tapi juga meliputi planet dan astrofisika, atau bahkan Bumi itu sendiri.

Namun tujuan akhirnya adalah Lunar Gateway juga dapat membantu untuk mengeksplorasi lebih menegnai Tata Surya, termasuk keberadaan manusia permanen di Bulan dan Mars.

Baca juga: NASA Cari 4 Orang Relawan untuk Tinggal di Simulasi Habitat Mars Selama 1 Tahun, Tertarik?

Baca juga: Drone Buatan NASA Berhasil Selesaikan Misi Penerbangan Pertama di Mars

(TribunTravel/Zed)

Baca selengkapnya soal luar angkasa di sini.