Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Nasi Goreng Padang Bangjo di Semarang, Tingkat Pedas Bisa Dipesan Sesuai Selera

Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Nasi Goreng Padang Bangjo dengan lauk babat dan tingkatan pedas sedang.

TRIBUNTRAVEL.COM - Jika berkunjung ke Semarang, cobalah cicipilah Nasi Goreng Padang Bangjo yang sudah tersohor.

Seperti namanya, Nasi Goreng Padang Bangjo menghidangkan nasi goreng yang dimasak dengan rempah-rempah Minang.

Berdiri sejak 2006, Nasi Goreng Padang Bangjo terkenal dengan rasa pedas yang tidak biasa.

Nasi Goreng Padang Bangjo memiliki ukuran pedas yang berbeda dari kudapan Minang lainnya di Semarang.

Penasaran dengan sensasi pedas juga nikmatnya rempah ala Minang, Tribun Jateng memesan seporsi nasi goreng Padang lauk babat dengan tingkatan pedas 'sedang'.

Aroma rempahnya sangat terasa ketika seporsi nasi goreng yang terlihat kuning itu hadir di meja.

Baca juga: Jadwal KA Jarak Jauh Tambahan Januari 2022, Tujuan Bandung hingga Semarang

Traveler akan merasakan aroma lada, pala, dan yang lainnya menusuk di hidung.

Saat menyuapnya, akan terasa pedas rempah yang berbeda dengan cabai biasa.

Nasi Goreng Padang Bangjo (Tribun Jateng/Irzal Adiakurnia)

Panasnya terasa lebih lama, dan cenderung panas saat suapan-suapan terakhir di porsi tersebut.

Padahal ini tingkat 'sedang' masih ada beberapa tingkat lagi di atasnya, ada 'pedas' dan 'pedas banget'.

Di luar sensasi pedasnya, seluruh rempahnya terasa menyatu dalam setiap suapan.

Seperti bumbu rendang, tetapi cenderung spicy, mirip masakan India.

Pencetus sekaligus penemu racikan bumbu Nasi Goreng Padang Bangjo, Bambang mengatakan bahwa dari pertama kali buka, warungnya terkenal dengan pedasnya yang tidak biasa.

Namun justru itu yang dinikmati pembeli, kebanyakan naik ke tingkat 'pedas'.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Murah di Semarang untuk Liburan Imlek 2022, Klenteng Sam Poo Kong Jadi Favorit

“Jadi ternyata kalau cabai dikombinasikan dengan rempah merica yang pas itu bagus sekali rasanya. Jadi tak hanya pedas tapi hangat di badan panas juga kalo banyak,” ujar Bambang.

Halaman
123