Diketahui, ada dua aplikasi yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi terkait ibadah haji dan umrah, yakni Tawakkalna dan Eatmarna.
Konsul Jenderal RI di Jeddah Eko Hartono menjelaskan, Tawakkalna merupakan aplikasi yang berfungsi untuk memberitahukan status vaksin jemaah apakah sudah lengkap atau belum.
Jemaah wajib memasukkan data tes Covid-19 dan bukti telah divaksin ke Tawakkalna. Jemaah yang tidak menginstal aplikasi itu tidak diizinkan ke manapun.
Jika belum lengkap, maka jemaah tersebut tidak boleh masuk ke lingkungan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Sementara Eatmarna merupakan aplikasi untuk mendapat izin masuk Masjidil Haram. Eatmarna terhubung dengan Tawakkalna. Jemaah yang tidak mengajukan izin masuk Masjidil Haram lewat Eatmarna tidak akan diizinkan untuk mendekati masjid suci itu. (Tribun Network/sen/kps/wly/fah)
Baca juga: Harga Tiket Masuk Sirkus Waterplay Desember 2021, Wisata Indoor di Bekasi Bertabur Wahana Seru
Baca juga: Terkenal Enak dan Murah, 5 Nasi Pecel di Sekitar Taman Margasatwa Ragunan untuk Sarapan
Baca juga: Terkenal Enak, 5 Warung Soto di Solo Ini Cocok Jadi Pilihan Menu Sarapan
Baca juga: Wiro Sableng 212 Kelapa Gading, Tempat Makan Seafood Langganan Jokowi di Jakarta
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Varian Omicron Ditemukan di Arab Saudi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tetap Bisa Berangkat
Baca tanpa iklan