Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kasus Covid-19 Melonjak, Singapura Perpanjang Pembatasan Sampai 21 November

Penulis: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Merlion Park di Singapura

Diperpanjangnya masa pembatasan ini juga akan ditinjau selama dua minggu awal, kata Kementerian Kesehatan, dan akan disesuaikan berdasarkan kondisi terbaru masyarakat terhadap Covid-19.

Selama 28 hari terakhir, 98,7% kasus lokal yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala atau memiliki gejala ringan, dan hanya 0,1% yang harus dirawat di ICU, kata rilis berita tersebut.

Dari 3.862 infeksi virus corona baru yang diidentifikasi Rabu, 630 terkait dengan asrama pekerja migran, kata kementerian itu.

Kasus-kasus yang tersisa hampir seluruhnya di kalangan masyarakat setempat.

Jumlah kematian keseluruhan Singapura dari pandemi sekarang mencapai 264, kata kementerian itu.

Kementerian juga memperingatkan masih ada jumlah infeksi yang tinggi di antara warga yang tidak divaksinasi di atas usia 60 tahun.

"Selama 5 hari terakhir, jumlah infeksi di antara kelompok ini rata-rata 127 per hari", kata kementerian itu, menambahkan warga lanjut usia di atas 60 menyumbang dua pertiga dari total pasien di ICU.

(TribunTravel.com/ Nurul Intaniar)

Baca juga: Viral Petugas Copoti Stiker Jaga Jarak di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Pembatasan Dilonggarkan

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Singapura Kembali Berlakukan Pembatasan hingga 18 Agustus 2021