Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Makan Malam Enak

Nasi Jamblang, Empal Gentong, dan 5 Kuliner Khas Cirebon untuk Menu Makan Malam

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi empal gentong.

Dalam bahasa Jawa, kalong berarti kelelawar, hewan yang muncul hanya saat malam.

4. Empal gentong

Empal Gentong H. Apud (Instagram/empalgentonghajiapud)

Meskipun sekilas mirip dengan hidangan gulai, namun empal gentong memiliki cita rasa yang berbeda.

Empal gentong identik dengan kuah kental berwarna kuning yang terbuat dari santan kelapa dan berbagai macam bumbu.

Isiannya berupa potongan daging dan jeroan sapi.

5. Docang

Docang (indonesiakaya.com)

Bahan utama docang yaitu lontong yang disajikan dengan beragam isian.

Seperti daun singkong, taoge, parutan kelapa, kerupuk, dan sambal docang.

Sebelum disajikan, docang akan disiram dengan kuah panas yang diolah dari berbagai rempah dan oncom.

Baca juga: 5 Hotel Murah di Cirebon Harga Rp 100 Ribuan untuk Staycation Bareng Keluarga di Akhir Pekan

6. Mi koclok

Hidangan mi bisa menjadi pilihan untuk menu makan malam.

Di Cirebon, ada mi koclok merupakan sajian mi kuning yang dimasak dengan beragam bumbu.

Mi koclok biasanya disajikan dengan ayam suwir dan telur rebus.

7. Tahu gejrot

Tahu gejrot (Flickr.com/hendi hidayat)

Meskipun sederhana, namun cita rasa tahu gejrot berhasil menyihir lidah para pencinta kuliner.

Tahu gejrot dibuat dari tahu goreng yang dipotong-potong.

Kemudian disajikan dengan sambal yang terbuat dari cabai, bawang merah, bawang putih, dan kuah kecap dan gula aren.

(TribunTravel.com/Sinta A.)

Baca juga: Resep Tahu Gejrot Pedas Mantap, Kuliner Khas Cirebon untuk Camilan Sore Ini

Baca juga: 5 Tempat Wisata Religi di Cirebon yang Jadi Destinasi Favorit saat Bulan Ramadan