Kendati demikian, Ferry mengatakan bahwa tujuannya adalah agar tulang-tulang itu "diawetkan dan digunakan untuk tujuan yang dibuatnya."
Ia menambahkan bahwa tujuannya adalah "untuk mencoba menemukan rumah untuk tulang yang tidak lagi diinginkan keluarga".
Ferry menjual tulang belakang, tulang rusuk, tengkorak, dan lainnya di situs webnya, dengan harga mulai dari 18 dolar USD hingga hampir 6.000 dolar USD.
Gambar yang dibagikan oleh The Washington Post menunjukkan bahwa Ferry memiliki lebih dari 100 kerangka tulang belakang untuk dijual.
"Sangat mudah untuk mengkritik sejarah, tetapi untuk kemudian menemukan solusi tentang apa yang harus dilakukan dengan itu adalah tantangan yang lebih sulit," katanya.
Ferry turut menambahkan bahwa dia memberi tahu pelanggan untuk memperlakukan tulang dengan "sangat hormat."
Bagaimanapun, lanjut Ferry, ia tidak memiliki kendali atas bagaimana pelanggan menggunakan tulang begitu mereka meninggalkan tokonya.
Baca juga: Pramugari Menahan Tangis saat Bertugas di Pesawat, Videonya Viral di Medsos
Baca juga: Viral Video Tagihan Parkir Tak Wajar di Farmhouse Lembang, Harus Bayar Rp 150 Ribu
(TribunTravel.com/Mym)
Baca selengkapnya soal artikel viral di sini.
Baca tanpa iklan