TRIBUNTRAVEL.COM - Angka penularan COVID-19 yang mulai melandai di sejumlah wilayah membuat beberapa negara kembali membuka wilayah perbatasan untuk wisatawan asing.
Setelah menutup akses masuk selama lebih dari 18 bulan akibat COVID-19, India akan kembali memberikan visa turis kepada wisatawan asing.
Hal ini disampaikan oleh Kementrian Dalam Negeri India (MHA).
Mulai 15 Oktober 2021, pemerintah India akan kembali mengeluarkan visa turis baru khusus wisatawan asing yang menggunakan pesawat sewaan atau jet pribadi.
Sementara itu, wisatawan asing yang ingin ke India dengan pesawat komersial harus menunggu hingga 15 November 2021, demikian yang disampaikan MHA dalam sebuah siaran pers.
"Kasus penularan COVID-19 telah mereda secara signifikan sehingga pemerintah memutuskan akan kembali membuka pariwisata untuk memajukan ekonomi.
Namun, kami tidak ingin semua turis datang bersamaan. Jadi, pertama kali yang diizinkan adalah penerbangan charter.
Selanjutnya wisatawan bisa berkunjung ke India secara pribadi atau lewat agen perjalanan.
Operasional wisata reguler rencananya akan mulai dibuka 15 November 2021," kata seorang pejabat kementrian dalam negeri, dikutip dari laman The Indian Express.
Baca juga: Manisnya 5 Gelato di Jakarta Selatan, Wajib Dicoba Seusai Liburan ke Taman Margasatwa Ragunan
Baca juga: Viral Video Kelakuan Buruk Pendaki, Nekat Berjoget di Atas Tugu Puncak Gunung Merapi
MHA juga telah menerima seruan dari beberapa lembaga pemerintah negara bagian dan pemangku kepentingan sektor pariwisata untuk mengeluarkan kembali visa pariwisata.
Sebelum mengambil keputusan, MHA telah bertemu dengan semua pemangku kepentingan utama.
Di antaranya Kementerian Kesehatan & Kesejahteraan Keluarga, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan Udara, Kementerian Pariwisata dan berbagai Pemerintah Negara di mana turis asing diharapkan datang.
Langkah terbaru ini mengikuti pembukaan kembali tentatif India untuk beberapa jenis visa pelancong internasional beberapa bulan terakhir.
Sebelumnya, India mengizinkan orang asing memasuki negara itu dengan jenis visa lain, termasuk visa diplomatik, bisnis atau pelajar.
Sementara visa turis asing ditangguhkan per Maret 2020 dalam upaya menahan penyebaran COVID-19.
Baca tanpa iklan