TRIBUNTRAVEL.COM - Ratusan keping koin kuno diduga uang zaman penjajahan Belanda ditemukan seorang petani di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Lokasi tepatnya di Kampung Pangkalan Hilir, RT 02/09, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Penemuan uang koin zaman kolonial ini bermula saat mereka sedang menggali bekas sawah untuk dijadikan objek wisata pemandian, Rabu (4/8/2021).
Dari ratusan koin itu ada juga koin yang bertuliskan aksara pegon atau abjad Arab yang dimodifikasi untuk menuliskan bahasa Jawa, Madura, dan Sunda.
Warga setempat Dedi Sutarya (39) mengatakan, koin kuno di tempat itu pertama kali ditemukan pada 2020, ada 30 biji.
Penemuan yang kedua terjadi pada 22 Juli 2021 yang mencapai ratusan koin.
"Jumlah penemuan koin pertama ada 20 biji, kemudian warga terus melakukan penggalian hingga kedalaman 2 meter, hingga akhirnya koin-koin tersebut terus ditemukan hingga ratusan," ujarnya saat ditemui di lokasi, Rabu (4/8/2021).
Uang tersebut, kata dia, di temukan dibalik sebuah batu dengan posisi menggunduk, tetapi ada juga koin yang terbawa arus air, sehingga tidak semua barang kuno tersebut berhasil ditemukan.
"Kami terus mencari selama satu mingguan, tapi enggak dihitung ada berapa. Sampai saat ini kurang lebih sudah terkumpul ada 150-an koin," kata Dedi.
Warga menduga koin kuno tersebut memang peninggalan zaman Belanda karena di lokasi itu juga terdapat sebuah Pabrik Es milik orang Belanda.
Menuru warga, koin ini sengaja dikubur saat peralihan penjajahan dari Belanda ke Jepang.
"Mungkin peninggalan seorang tuan tanah atau pemilik pabrik es di sini, tapi sumber pastinya kami belum tahu," ucapnya.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Kampung Pangkalan Hilir Desa Cimanggu, Rosita Lesmana, menyebut uang koin yang diduga zaman Belanda tersebut akan dijual sebagian untuk kebutuhan pengembangan wisata.
"Kami akan sisakan untuk dipajang sebagai bukti di sini," kata Rosita.
Nilai Jual Koin Kuno Peninggalan Belanda
Baca tanpa iklan