Diproduksi di Ukraina selama masa Uni Soviet, pesawat Antonov masih banyak digunakan di seluruh Rusia dan negara-negara bekas Soviet.
Menurut Interfax, pesawat itu dibangun pada tahun 1989 dan digunakan oleh maskapai nasional Rusia, Aeroflot, di Kirgistan sebelum mulai beroperasi dengan SiLA pada tahun 2014.
Berbasis di Bandara Magadan (GDX), SiLA mengoperasikan empat armada An-28 dan tujuh pesawat Let L-410 Turbolet buatan Ceko.
Baca juga: Wanita 23 Tahun Berulah di Pesawat, Tak Mau Pakai Masker & Ludahi Penumpang
Sebuah Antonov An-28 Jatuh pada 2012
Pada tahun 2012 sebuah Antonov An-28 yang dioperasikan oleh Petropavlovsk-Kamchatsky Air Enterprise jatuh di dekat Bandara Palana (UHPL), semenanjung Kamchatka, menewaskan sepuluh dari empat belas orang di dalamnya.
Penyelidik kemudian menentukan bahwa pesawat telah memulai penurunannya terlalu cepat dan menabrak pohon.
Ditemukan juga bahwa kedua pilot pesawat mabuk pada saat kecelakaan.
Dalam beberapa tahun terakhir, keselamatan penerbangan di Rusia telah meningkat secara signifikan.
Kendati demikian, masih ada insiden yang melibatkan pesawat tua di kawasan yang jauh dari ibu kota Rusia.
Terbang di bagian terpencil Rusia seperti Kutub Utara dapat menjadi tantangan karena kondisi cuaca dan kurangnya layanan di bandara setempat.
Baca juga: Ogah Bayar Bagasi Tambahan, Wanita Nekat Pura-pura Hamil Demi Selundupkan Tas ke Pesawat
Baca juga: 5 Tempat Wisata Dunia yang Terlarang Dilintasi Pesawat, Termasuk Taj Mahal
(TribunTravel.com/Mym)
Baca selengkapnya soal artikel viral di sini.
Baca tanpa iklan