TRIBUNTRAVEL.COM - Perayaan Hari Raya Idul Adha 2021 tampaknya akan jauh berbeda dibanding tahun kemarin.
Tingginya kasus Covid-19 di Indonesia, membuat aturan libur Idul Adha 2021 berubah.
Perubahan itu tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.
Dalam Surat Edaran (SE) Nomor 15 Tahun 2021 berisi pembatasan aktivitas masyarakat selama libur Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah/2021.
Baca juga: 8 Cara Mudah Hilangkan Bau Prengus Daging Kambing untuk Sajian Khas Idul Adha 2021
Baca juga: 3 Resep Opor Ayam Enak dan Mudah Dibuat untuk Disajikan saat Idul Adha 2021
SE tersebut berlaku mulai 18 hingga 25 Juli 2021.
Mengutip setkab.go.id, Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito menyampaikan adanya SE tersebut untuk pembatasan libur Hari Raya Idul Adha 2021.
"Diputuskan adanya Surat Edaran Satgas Covid-19 sebagai payung kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat selama libur Hari Raya Iduladha 1442 Hijriah," ujar Wiku dalam keterangan Pers, Sabtu (17/07/2021).
Baca juga: Resep Rawon Iga Sapi untuk Sajian Idul Adha di Rumah Bersama Keluarga
Aturan terbaru selama Libur Idul Adha 2021
Pembatasan Mobilitas Masyarakat
1. Seluruh bentuk perjalanan orang keluar daerah dibatasi untuk sementara, hanya dikecualikan bagi :
a. Pekerja sektor esensial dan kritikal
b. Perorangan dengan keperluan mendesak seperti pasien sakit keras, ibu hamil dengan pendamping 1 orang anggota keluarga, kepentingan persalinan dengan pendamping maks. 2 orang, dan pengantar jenazah non Covid-19 dengan jumlah maks. 5 orang.
2. Pelaku perjalanan usia <18 tahun dibatasi untuk sementara
3. Untuk pengguna semua moda transportasi wajib melampirkan persyaratan untuk perjalanan sbb :
a. STRP atau surat keterangan lainnya, bagi :
Baca tanpa iklan