Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Wisata Ragunan

Kenapa Senin Jadi Hari Libur Satwa di Taman Margasatwa Ragunan?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas sedang memberi makan satwa gajah saat simulasi pembukaan Taman Margasatwa Ragunan, Kamis (11/6/2020).

Berikut deretan fakta menarik Taman Margasatwa Ragunan:

1. Ada Sebelum Indonesia Merdeka

Taman Margasatwa Ragunan didirikan sebelum Indonesia merdeka, tepatnya pada tanggal 19 September tahun 1864 di Batavia (kini Jakarta).

2. Beberapa kali ganti nama

Taman Margasatwa Ragunan dulunya bernama 'Planten en Dierentuin'.

Setelah Indonesia Merdeka, tepatnya pada tahun 1949 namanya diubah menjadi Kebun Binatang Cikini.

Barulah pada tahun 1966, namanya berganti lagi menjadi Taman Margasatwa Ragunan.

Baca juga: Melihat Koleksi Satwa Langka di Taman Margasatwa Ragunan, Ada Harimau Sumatera hingga Sitatunga

3. Sempat berpindah lokasi

Taman Margasatwa Ragunan awalnya berdiri di Jalan Cikini Raya Nomor 73 yang di hibahkan oleh Raden Saleh, pelukis ternama di Indonesia.

Dengan perkembangan Jakarta kala itu, Cikini menjadi tidak cocok lagi untuk peragaan satwa.

Kemudian pada tahun 1964, kebun binatang tersebut dipindahkan dari Cikini ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Baca juga: Peran Penting Taman Margasatwa Ragunan Sebagai Tempat Konservasi Satwa

4. Luas awal hanya 10 hektare

Pada saat awal berdiri, Taman Margasatwa Ragunan hanya menempati lahan seluas 10 hektare.

Kemudian saat pindah ke kawasan Pasar Minggu, Taman Mergasatwa Ragunan menempati lahan hibah dari Pemerintah DKI Jakarta seluas 30 hektare.

Kini, luas kebun binatang tersebut mencapai 147 hekatre.

Halaman
123