TRIBUNTRAVEL.COM - Kabar gembira untuk traveler yang suka dengan ilmu bintang maupun berbagai hal tentang luar angkasa.
Kini Museum Astronomi terbesar di dunia akan dibuka di Shanghai.
Museum tersebut didesain dengan bentuk lengkungan yang kompleks dan sengaja dirancang untuk mencerminkkan geometri kosmos.
Dengan tidak adanya garis lurus atau sudut siku-siku yang digunakan secara keseluruhan, struktur tersebut malah terbentuk dari tiga busur yang tumpang tindih yang mengacu pada orbit benda langit.
Diwartakan CNN, Senin (12/7/2021), Museum Astronomi Shanghai akan dibuka pada Jumat pekan ini.
Baca juga: Museum Seni di Shanghai Minta Maaf Atas Pameran yang Manampilkan Mahasiswi Tercantik hingga Terjelek
Museum Astronomi Shanghai memiliki luas 420.000 kaki persegi.
Dilaporkan, cabang dari Museum Sains dan Teknologi Shanghai nantinya akan menghadirkan pameran, planetarium, observatorium, dan teleskop surya setinggi 78 kaki di sana.
Museum tersebut dibawah naungan perusahaan AS Ennead Architects, yang pada tahun 2014 memenangkan kompetisi internasional untuk merancang bangunan.
"Kami benar-benar berpikir bahwa kami dapat memanfaatkan arsitektur untuk membawa dampak luar biasa pada seluruh pengalaman ini," kata desainer utama dan mitra Thomas J. Wong dalam sebuah wawancara video.
"Bangunan ini dimaksudkan untuk menjadi perwujudan dari ... arsitektur yang terinspirasi secara astronomis."
Demi membuat desain lengkung, Wong dan timnya berharap dapat menunjukkan bahwa segala sesuatu di alam semesta ini bergerak konstan dan diatur oleh serangkaian gaya.
Menurut Wong, mereka juga dipengaruhi oleh "three-body problem", di mana ada pertanyaan yang belum terpecahkan.
Itu tentang bagaimana menghitung secara matematis gerakan tiga entitas langit, seperti planet, bulan, atau bintang berdasarkan hubungan gravitasi satu sama lain.
Sementara penghitungan ini dapat dilakukan dengan dua benda langit, jalur menjadi kacau dan tidak dapat diprediksi.
"Alasan mengapa kami menganggap masalah tiga benda itu menarik adalah karena ini adalah kumpulan orbit yang kompleks," jelas Wong.
Baca juga: Harga Tiket Masuk Museum Tjong A Fie Mansion Terbaru 2021, Wisata Instagenic dan Bersejarah di Medan
Baca tanpa iklan