Rasa rempah yang tidak terlalu kuat tidak mengurangi kelezatan gulai kambing tersebut.
Selain itu, daging rendang di Lapau Nasi Jaya juga tidak kalah lezat.
Bumbu rendangnya tidak terlalu kering namun tetap terasa lezat, dagingnya juga tidak keras sehingga mudah digigit.
Lapau Nasi Jaya buka setiap hari pukul 17.30 WIB sampai 01.00 WIB.
Baca juga: Mencicipi Pisang Kapik, Olahan Pisang Bakar Khas Minang yang Banyak Ditemukan di Bukittinggi
Irwandi mengaku baru mengetahui restoran kaki lima masakan khas Pariaman itu sejak tiga tahun lalu.
Saat itu sopirnya memberitahunya tentang masakan khas Pariaman yang enak.
Ketika mencoba, selain kaget dengan rasanya yang lezat, Irwandi juga kaget dengan harganya yang murah.
"Jadi rasanya bintang lima tapi harganya kaki lima," ungkap Irwandi.
Baca juga: 7 Kuliner Khas Minang untuk Menu Buka Puasa, Mulai Sate Padang hingga Bubur Kampiun
Maka dari itu kata Irwandi, ia meminta masyarakat jangan meremehkan usaha kaki lima.
Pasalnya, usaha kaki lima juga ternyata bisa setingkat dengan usaha restoran.
Terlebih dari usaha kaki lima itu Buyung dapat menggaji ke-12 karyawannya.
Pesan Irwandi, terpenting para Pedagang Kaki Lima (PKL) tidak mengganggu ketertiban umum.
Misalnya saja tidak membuat macet dan tidak meninggalkan sampah usai berdagang.
Selain itu, PKL juga diimbau agar selalu tertib dalam menjalankan protokol kesehatan.
Misalnya dengan menerapkan 3 M saat berjualan.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Lapau Nasi Jaya Cikini Kantongi Omzet Rp6 Juta Per Hari, Ajo Buyung Beberkan Rahasianya.
Baca tanpa iklan