TRIBUNTRAVEL.COM - Saat berlibur ke Jepang, jangan lupa mampir di Kanagawa.
Di Kanagawa, kamu akan menemukan sebuat tempat yang unik.
Namanya Harakiri Yagura.
Sekilas Harakiri Yagura terlihat seperti kumpulan gua-gua kecil.
Namun kisah di balik Harakiri Yagura menarik untuk diketahui.
Dikutip TribunTravel dari berbagai sumber, Harakiri Yagura adalah gua buatan yang digunakan selama Abad Pertengahan di Kamakura, Prefektur Kanagawa, Jepang, sebagai makam dan cenotaph atau tugu peringatan.
Baca juga: Dianggap Tak Sopan! Jangan Lakukan 5 Hal Ini saat Berada di Jepang
Baca juga: Pria Jepang Dideportasi Setelah Ketahuan Makan Daging Anak Kucing di Turki
Kemungkinan Harakiri Yagura awalnya digunakan sebagai makam, dan kemudian dijadikan sebagai tugu peringatan.
Sebagian besar orang yang meninggal di Harakiri Yagura adalah mereka yang berasal dari kelas samurai.
Makam ini sangat banyak di perbukitan di sekitar Kamakura, dan perkiraan jumlahnya berkisar dari 1.500 hingga lebih dari 5.000.
Jumlah total tetap tidak diketahui, karena banyak yang telah dihancurkan dan yang lainnya mungkin belum ditemukan.
Sejarah Harakiri Yagura
Keshogunan Kamakura adalah pemerintahan samurai feodal yang didirikan pada 1185 oleh Yoritomo dari klan Minamoto, dan bermarkas di kota Kamakura.
Setelah 1203, Keshogunan dipimpin oleh klan shikken (bupati) Hōjō.
Untuk mendirikan kembali pemerintahan kekaisaran, para pejuang yang setia kepada Kaisar Daigo II menyerbu Kamakura dan berhasil menggulingkan rezim Hōjō pada 1333.
Hōjō terakhir, Takatoki, berperang melawan pasukan yang dipimpin oleh Nitta Yoshisada di Kuil Toshiro-ji.
Baca juga: Wine yang Muncul Dalam Anime Attack on Titan Sekarang Dijual di Jepang, Segini Harganya
Baca tanpa iklan